Ahli CPI Perkenalkan Geologi sejak Dini di Energy Corner

682 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Para siswa SDN 001 dan SDN 002 Sukajadi, Pekanbaru, mendapatkan kesempatan istimewa. Sekitar 75 siswa yang duduk di kelas VI berkesempatan belajar dan berinteraksi langsung dengan para ahli geologi PT. Chevron Pacific Indonesia (CPI) yang tergabung dalam RGeoC (Rumbai Geology Club). Mereka berkumpul dalam acara Pengenalan Geologi untuk Anak-Anak yang berlangsung di Energy Corner, Perpustakaan Soeman HS lantai IV, pada hari Kamis (4/11). Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak tersebut guna menunjang mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam di sekolah. Dengan begitu, mereka mendapatkan pemahaman dan nilai lebih terhadap apa yang sudah diperoleh di kelas.

’’Kami ingin memperkenalkan geologi sejak dini kepada anak-anak, mulai dari proses terjadinya bumi hingga proses-proses geologi yang terjadi. Dari kegiatan ini, diharapkan muncul kepedulian anak-anak bahwa bumi sebagai tempat hidup manusia itu harus dijaga dan dirawat,’’ jelas Wikan Winderasta selaku Presiden RGeoC.

Untuk menunjang pemaparan, RGeoC juga akan memutar film tentang geologi sehingga anak-anak mendapatkan gambaran visual yang lebih baik. Para ahli geologi CPI tersebut juga akan menjelaskan tentang fenomena alam yang akhir-akhir sedang terjadi di negeri kita, seperti letusan Gunung Merapi di Jogjakarta dan tsunami yang terjadi di Kepulauan Mentawai, yang juga merupakan proses geologi. RGeoC juga menunjukkan contoh-contoh batuan yang ada di bumi.

Para siswa yang hadir dibagi dalam dua sesi, masing-masing 1,5 jam. Pemaparan di kelas-kelas kecil itu bertujuan agar anak-anak lebih fokus dan lebih mudah menangkap apa yang dijelaskan para presenter. Setelah sesi presentasi, para siswa bisa bertanya apa saja tentang geologi maupun tentang asal-usul terbentuknya minyak bumi maupun gas bumi. Di akhir acara, masing-masing siswa bakal mendapatkan komik tentang asal-usul migas yang disajikan dalam bentuk gambar menarik.

Kegiatan semacam ini merupakan salah satu bentuk kegiatan suka rela dari karyawan CPI (employee voluntarism) untuk turut berkontribusi terhadap dunia pendidikan di Riau sebagai salah satu provinsi penyumbang terbesar produksi migas nasional.

’’Siapa tahu dari kegiatan-kegiatan kecil seperti ini akan lahir ahli geologi yang andal di masa depan. Dari keahlian kami, RGeoC ingin berkontribusi dengan berbagi ilmu dan pengalaman terhadap masyarakat sekitar,’’ lanjut Wikan.

Ke depan, RGeoC juga berencana mengundang siswa SMP, SMA, maupun perguruan tinggi untuk berbagi ilmu melalui kegiatan serupa. ‘’Kami sangat terbuka dan siap jika memang ada yang tertarik dengan kegiatan seperti ini,’’ tegas Wikan.

RGeoC berencana mengadakan kegiatan GeoFair di Energy Corner yang ditujukan untuk pengenalan geologi dan industri pertambangan (migas, mineral, dll.) kepada masyarakat umum dengan berkolaborasi bersama IAGI (Ikatan Ahli Geologi Indonesia) Pengda Riau, IATMI (Ikatan Ahli Teknik Perminyakan Indonesia) Pengda Riau, serta PT Chevron Pacific Indonesia dan berbagai perusahaan penyedia jasa industri perminyakan.

RGeoC adalah klub atau wadah bagi para ahli ilmu kebumian (geologist/geophysicist/petroleum engineer) di PT Chevron Pacific Indonesia (Rumbai, Minas, Duri, hingga Jakarta) untuk melakukan kegiatan yang bersifat voluntary berbagi ilmu dan pengalaman dalam bidang kebumian (earthsciences) termasuk bencana alam geologi (gempa bumi, vulkanisme, banjir, tanah longsor, dan tsunami) maupun industri pertambangan (migas, mineral, batubara, air, dll.) kepada komunitas umum maupun akademik.

Selain itu RGeoC juga memfasilitasi kegiatan yang bersifat rekreatif yang dibungkus dalam bentuk geology fun field trip (wisata geologi) ke berbagai lokasi yang memiliki nilai pengamatan dan pembelajaran geologi seperti bentang alam dan singkapan batuan di Sumatra Barat (Ngarai Sianok, Lembah Harau, Danau Singkarak/Maninjau), Pulau Bintan (penambangan bauksit dan pasir kuarsa), serta Pulau Belitung (batuan granit dan penambangan timah/kaolin) yang dipadu dengan wisata fotografi, kuliner, dan sosial-budaya.(ad/rls)

Posting Terkait