Arak-Arakan Kafilah Kabupaten Bengkalis Dinilai Terbaik

1233 views
news4555SIAK (RiauInfo) – Penampilan arak-arakan kafilah Kabupaten Bengkalis yang tampil pada pawai ta’ruf Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau ke-XXVII di Siak Srindrapura, Kabupaten Siak, yang dilaksanakan Jum’at (4/4) kemarin, mendapat sambutan hangat dan dinilai yang terbaik

Ribuan pasang mata yang memadati sejumlah ruas jalan tempat pawai tersebut dilaksanakan, seakan terpukau dibuatnya. Menurut pengakuan sejumlah warga, penampilan kafilah dari kabupaten berjuluk Negeri Junjungan termasuk yang terbaik dan diperkirakan menjadi salah satu kandidat pemenang pertama untuk kegiatan pawai ta’ruf yang dalam kegiatan MTQ kali ini juga turut diperlombakan.

Rombongan kafilah pawai ta’ruf dari Bengkalis ini yang tampil diurutkan ke-9, setelah kafilah Kabupaten Kampar ini langsung dipimpin Wakil Bupati H Normansyah Abdul Wahab dan Sekretaris Daerah H Sulaiman Zakaria didampingi Asisten I H Burhanuddin, Asisten II H Zakaria Yusuf, H Wan Mukhtar serta Kadipenda H Tuah Hasrun Saily dan Kepala Bappeda H Eldy Ramli.

Penampilan kafilah pawai ta’ruf dari Kabupaten Bengkalis yang diikuti sekitar 600 personil ini, diawali dengan pembawa papan nama kafilah serta penampilan sepasang bujang dan dara dengan buana Melayu lengkap. Kemudian, pembawa lambing Kabupaten Bengkalis serta sepasang pengantin dengan busana Melayu.tenun lejo Bukit Batu.

Setelah rombongan kafilah, marching band Andam Dewi binaan Pemkab Bengkalis tampil dengan berbagai atraksi sambil melantunkan lagu-lagu daerah dan yang bernuansa Islami, seperti Lancang Kuning dan Mars MTQ.

Kemudian kendaraan hias pertama yang menvisualisasi keberhasilan pembangunan di Kabupaten Bengkalis yang di dalamnya menampilkan prosei acara khatam qur’an. Sehabis itu pembawa spanduk tema MTQ dan rombongan kafilah yang akan berlaga pada MTQ ke-XXVII yang berjumlah 33 orang.

Guna memeriahkan pawai ta’aruf tersebut, arak-arakan kafilah Negeri junjungan ini juga menampilkan group musik bardah, kelompok tepak sirih dan kelompok bunga telor. Selanjutnya, kelompok pembawa perlengkapan khatam qur’an yang disusul kelompok pakaian adat dan harian (masyarakat).
Usai itu Perahu Kota Berjalan yang dikawal pasukan alteleri Laksamana Raja Dilaut (LRD) di bagian depan dan belakangnya.

Kemudian, kelompok penggembira yang terdiri dari para pejabat eleson II, III dan camat se-Kabupaten Bengkalis. Masing-masing bersama isteri. Barisan arak-arakan tersebut ditutup dengan penampilan kelompok kompang.

Sesuai pengakuan sejumlah masyarakat yang menyaksikan pawai itu, dari sejumlah kendaraan hias yang ditampilkan masing-masing kabupaten/kota, kendaraan hias yang memvisualisasikan Kota Berjalan LRD 1825 merupakan yang membuat masyarakat kota iak kagum dibuatnya.

Malah, sebagian diantara mereka mengatakan kendaraan hias Kota Berjalan LRD 1825 itu merupakan kendaraan hias yang paling baik penampilannya. “Terutama dari bentuk, kreasi seni, nilai budaya dan arsitekturnya,” aku sejumlah warga menyaksikan pawai ta’aruf di dekat Setia Selera Raja di Jalan Hang Tuah Siak.

Bukan itu saja, ketika tampil dan beratraksi di depan panggung kehormatan, kendaraan hias hasil kreativitas Sanggar Tasik Bengkalis ini, juga mendapatkan apresiasi serupa. Tidak terkecuali dari Gubernur Riau HM Rusli Zainal dan isteri Ny Hj Septina Primawati Rusli.

Bahkan tidak sedikit tamu VVIP yang duduk di bagian belakang tenda kedormatan, terpaksa berdiri agar dapat melihat dengan jelas. Terutama saat prosesi penyerahan cendramata kepada Gubri dan isterilainnya.

Sementara itu, ditemui usai pelaksanaan pawai ta’ruf, kepada wartawan, Bupati Bengkalis H Syamsurizal membenarkan bahwa sebagaimana juga MTQ di Pelalawan, setiap anggota kafilah Kabupaten Bengkalis yang berhasil meraih pemenang pertama dari setiap cabang yang diperlombakan pada MTQ ke-XXVII di Siak ini, akan mendapat bonus diberangkatkan umrah ke Tanah Suci Mekkah.
“Insya Allah dan itu sudah menjadi komitmen kita”, terang Syamsurizal. Tak hanya itu, meskipun tidak menyebut jumlahnya, Syamsurizal mengatakan, para pelatih kafilah Negeri Junjungan ini juga akan mendapat ‘bonus’. Uang sagu hati atas partisipasi yang telah mereka berikan untuk menyukseskan persiapan kafilah Kabupaten Bnegkalis.

Kemudian, sambungnya, sebagaimana MTQ ke-XXVI di Pelalawan, seluruh kafilah Kabupaten Bengkalis di MTQ ke-XXVII di Siak ini tidak ada seorangpun yang ‘dipinjam’ ‘dari daerah lain.

“Seluruhnya hasil seleksi MTQ tingkat Kabupaten Bengkalis ke-XXXIII DI Bantar Kecamatan Rangsang Barat beberapa waktu lalu. Tak ada kafilah yang diimpor. 1.000 persen asli Kabupaten Bnegkalis,” tegas Syamsurizal.

Pada bagian lain, ketika ditanya tentang target, Syamsurizal mengatakan, untuk MTQ ke-XXVII, sebagaimana daerah lain, Kabupaten Bengkalis juga berazam dan berupaya agar dapat menjadi yang terbaik. Sebagai juara umum.

“Meskipun bukan merupakan tujuan utama, namun kafilah Kabupaten Bengkalis juga optimis untuk itu,” ujar Syamsurizal didampingi isteri Ny Hj Fauziah Siregar yang kala itu menggunakan busana Melayu warna merah tua.

Untuk itu, Syamsurizal meminta seluruh anggota kafilah agar dapat menampilkan kemampuan terbaik yang dimiliki dalam setiap lomba yang diikuti. “Kalau orang lain mampu, kita juga harus bisa. Kalah dalam pertandingan itu biasa, namun yang pasti tidak boleh kalah sebelum bertanding,” ujar Syamsurizal, memberikan motivasi.[b](Ad/rls)[b]




Posting Terkait