Box Culvert Perlu Dikaji Ulang

560 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Penyalur air atau Box Culvert merupakan salah satu sistem penyaluran air dari satu tempat ketempat lain. Namun sayang pembangunan box culvert yang ada di Kota Pekanbaru seperti yang ada di jalan Riau belum dapat berfungsi secara maksimal untuk menyalurkan genangan air saat turun hujan. 

Untuk itu, Ketua Komisi IV Bidang Pembangunan Fisik dan Lingkungan Hidup DPRD Pekanbaru, Muhammadun Royan, di ruang komisi Balai Payung Sekaki meminta intansi terkait untuk mengevaluasi keberadaan box culver tersebut.

“Saya rasa perlu kajian ulang terhadap sistem ini, karena kita lihat antar debet air dan besarnya penampung tidak seimbang, sehingga air yang ada tidak tertampung dan tidak tersalurkan secara maksimal ke Sungai Siak yang dekat dari daerah tersebut,” jelasnya.

Masih kata Muhammadun, dari tahun-ketahun permasalahan genangan air sama sekali belum dapat diatasi. Alhasil, setiap turun hujan Pekanbaru selalu berkuah dengan genangan air yang tidak dapat dialirkan secara tepat, baik itu dengan gorong-gorong, got, drainase maupun box culvert.

“Instansi teknis dalam hal ini tentunya Kimpraswil hendaknya memprogramkan secara maksimal pembangunan sistem drainase, sehingga saat hujan air dapat dialirkan secara maksimal ke sungai Siak. Sehingga permasalahan genangan air dijalan-jalan maupun dititik tertentu dapat diatasi ,” tegasnya.

Ditambahkannya, selain upaya-upaya mengatasi genangan air dengan pembangunan drainase disepanjang jalan, maupun dengan box culver hendaknya dikaji ulang dengan benar-benar melihat dari berbagai sudut. Sehingga pembangunan yang dilakukan tidak sia-sia atau tidak berfungsi.

“Seperti box culver ini, pembangunannya mestinya disesuaikan dengan debet air disekitar lokasi tersebut dengan besarnya box yang dibangun, sehingga air dapat disalurkan secara maksimal karena keseimbangan tadi,” sarannya.

Akibatnya, air tidak tersalurkan secara baik, bukan hanya menyebabkan genangan atau banjir disuatu lokasi. Tapi juga berdampak pada kemacatan arus lalu lintas dan pembangunan yang ada disekitarnya seperti jalan mengalami kerusakan. (muchtiar)

 

Posting Terkait