Burhanuddin: Perlu Sinkronisasi Pembangunan

464 views
KAMPAR (RiauInfo) – Pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah adalah dalam reangka peningkatan kesejahteraan masyarakat, mulai dari pembangunan dari aspek fisik maupun dari aspek mental secara terencana dengan matang. Namun dalam mengisi dan melakukan pembangunan tidak akan dapat dilaksanakan oleh pemerintah secara sendiri namun sangat dibutuhkan dukungan dan partisipasi dari Instansi lain baik yang Vertikal maupun dari pihak swasta dan masyarakat.

Demikian disampaikan oleh Bupati Kampar H Burhanuddin Husin pada saat memberikan pengarahan pada pembukaan acara Sinkronisasi Program Pembangunan di Sektor Keagamaan di Kabupaten Kampar yang diadakan oleh Bagian Kesra Setda Kampar di Aula Kantor Bupati Kampar di Bangkinang, Senin (27/12/2010) kemarin.

” Pada saat ini telah banyak terjadi berbagai permasalahan sosial kemasyarakatan yang terjadi ditengah-tengah masyarakat, dan permasalahan ini berupa Pekat (penyakit masyarakat) yang dapat merusak sendi kehidupan dan mental masyarakat yang perlu dicari jalan keluar dan solusinya oleh semua pihak dan elemen masyarakat. Berbagai persoalan dan permaslahan sosial kemasyarakatan banyak sekali terjadi dan diharapkan semua elemen dapat mencari jalan keluar dan solusi dalam mengatasinya,” ujar Burhanuddin Husin.

Selain itu tambah Burhanuddin pembangunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar terus mencoba untuk membantu pembangunan di sektor keagamaan yang tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku pada saat ini dimana APBD tidak dapat mendukung secara langsung kegiatan instansi Vertikal yang dikhawatirkan terjadinya tumpang tindih dan duplikasi kegiatan dan program pembangunan, namun dalam berbagai bidang, agar berusaha untuk dapat memasukkan dalam program-program yang ada pada Dinas Teknis dalam mendukung pembangunan di Bidang keagamaan.

“Bentuk Komitmen yang cukup besar dalam sector pembangunan keagamaan di Kabupaten Kampar melalui APBD Kampar telah dialokasikan dana insentive bagi Guru Ngaji, Imam Masjid, yang dimulai beberapa tahun lalu, dan untuk tahun 2011 Pemerintah Kabupaten Kampar telah mengalokasikan dana insentive bagi P3N (Pegawai Pembantu Pejabat Nikah) dan Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) selaku Koordinator sebesar Rp 500.000,- perorang perbulannya,” ungkap Bupati Kampar.

Diakhir sambutannya Bupati berharap dan berpesan kepada para tokoh agama, tokoh masyarakat alim ulama, ninik mamak agar dapat melihat penomena yang terjadi pada masyarakat untuk dapat dicarikan jalan keluar dan solusinya.

Sementara itu Kepala Kementerian Agama Propinsi Riau As’ary Nur dalam sambutannya mengatakan bahwa program sinkronisasi pembangunan di sektor keagamaan di Kabupaten Kampar sangat bagus dalam melakukan pembangunan baik dibidang pendidikan maupun pembangunan dibidang spiritual keagamaan, yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kampar, Kementerian Agama Propinsi Riau dan Kemenag Kampar maupun oleh masyarakat, ini terbukti dengan banyaknya lembaga-lembaga pendidikan keagamaan mulai dari MI (Madrasah Ibtidaiyah), MTs (Madrasah Tsanawiyah) maupun MA (Madrasah Aliyah) baik yang Negeri maupun Swasta yang ada di Kabupaten Kampar.

“Bahwa sinkronisasi dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan yang ada pada Dinas Teknis terkait baik pada bidang pendidikan, pertanian, perdagangan, peternakan dan lain sebagainya, mudahan ini dapat memberdayakan ekonomi pendidikan dan sekolah agama sehingga dapat menghidupkan lembaga-lembaga pendidikan agama yang ada,” ujar As’ary.

H Zulkifli Syukur yang mewakili Kabag Kesra Setdakab Kampar dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 200 orang peserta yang berasal dari unsure-unsur Tokoh masyarakat, Pejabat Pembantu Pejabat Nikah (P3N), dengan nara sumber Bupati Kampar dan Kemenag Propinsi Riau.

“Adapun tujuan acara ini adalah untuk mensinkronikan pembangunan sector agama antara Pemerintah Kabupaten Kampar dengan Kementerian Agama Kabupaten Kampar,” sebut Zulkifli.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Badan, Dinas, Kantor, Teknis, Instansi di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar, Kepala Kemenag Kampar Fairus, Kepala KUA se Kabupaten Kampar, P3N se Kabupaten Kampar, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (arief)

Posting Terkait