Cemburu Buta, Kejar Tetangga Pakai Samurai

530 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Cemburu buta selalu berakhir dengan petaka. Hal inilah yang dilakoni Riko Saputra (26). Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX edisi Rabu (29/7) berjudul “Cemburu, Kejar Tetangga Pakai Samurai“. Harian ini mengatakan malam itu juga Riko dijemput pihak kepolisian berikut samurai yang digunakannya, atas laporan dari korban.


Kematian bayi kembar siam berkepala dua masih menjadi headline sejumlah harian terbitan Pekanbaru. Pekanbaru Pos misalnya, dalam headlinenya menyebutkan bahwa kepala kiri kembar siam yang mati duluan, setelah dua menit kemudian baru kepala kanan. Berita itu berjudul “Kepala Kiri Kembar Siam, Mati Lebih Dulu“.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau hari ini berjudul “Bayi Berkepala Dua Meninggal“. Harian ini menyebutkan bayi itu meninggal secara bergantian akibat disfungsi organ vital. Sebelum meninggal kondisi kesehatannya sempat memburuk.

Cerita miris sempat terjadi saat mayat bayi kembar siam itu dibawa dengan ambulans ke daerah asalnya di Indragiri Hilir. Mobil ambulans yang membawanya mogok di jalan, sehingga sempat terlantar selama dua jam. Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru hari ini berjudul “2 Jam Berdiri di Pinggir Jalan“.

Sementara itu headline Koran Riau hari ini tentang melempemnya kinerja DPRD Riau maupun kabupaten/kota di penghujung masa jabatannya. Akibatnya sejumlah agenda dewan pun menjadi molor. Berita ini berjudul “Di Penghujung Jabatan, DPRD Melempem“.

Kasus kebakaran hebat yang terjadi di Tembilahan menjadi headline Riau Mandiri hari ini. Dalam beritanya disebutkan kebakaran ini sedikitnya menghanguskan sedikitnya 200 kios milik Pemkan Inhil di blok pasar rakyat. Berita itu diberi judul “200 Kios Hangus di Tembilahan“.

Sedangkan headline Riau Pos hari ini tentang RUU Susunan dan Kedudukan (Susduk) kembali diubah. Dengan adanya perubahan itu, maka ada kemungkinan Tabrani Maamun berpeluang menjadi Ketua DPRD Riau. Berita itu berjudul “RUU Susduk Diubah Lagi“.(ad)

Posting Terkait