Chaidir Siap ‘Melamar’ Iyeth Bustami

640 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Ketua DPRD Riau drh Chaidir menyatakan siap ‘melamar’ artis kondang Iyeth Bustami untuk menjadi mendampingnya dalam Pilgubri mendatang. Iyeth merupakan salah satu figur yang cocok sebagai wagub Riau mendatang, karena selain sangat populer juga dikenal sebagai figur yang tidak ambisius.

Hal ini menjadi berita utama Pekanbaru Pos edisi Sabtu (3/5) berjudul “Chaidir Siap Gandeng Iyeth“. Dalam beritanya disebutkan Iyeth sendiri menyatakan serius untuk ikut dalam Pilgubri mendatang. Itu tentunya jika ada dukungan penuh dari masyarakat.

Pembantaian yang dialami seorang tukang kasus warga Kubang, Kecamatan Marpoyan Damai, menjadi berita utama Pekanbaru MX. Dengan berita berjudul “Asyik Minum, Mandi Darah Dibantai Teman” disebutkan korban saat ini sedang dalam perawatan di rumah sakit. Motip pembantaian itu masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.

Sementara itu Metro Riau berita utamanya hari ini tentang pergantian Kapolda Riau dari Brigjen Pol Sutjiptadi ke Brigjen Hadiatmoko. Sehubungan hal itu, Walhi Riau memberi waktu 100 hari bagi Kapolda Riau baru untuk menuntaskan kasus illegal logging. Berita itu berjudul “Kapolda Riau Bari Diultimatum“.

Topik yang sama juga menjadi berita utama Tribun Pekanbaru berjudul “Kapolri Jamin Proses 5 Bupati“. Terkait pergantian Kapolda Riau itu, Kapolri Jenderal Sutanto menyebutkan meski Stjiptadi diganti, perang terhadap pelaku Illog masih terus dilakukan, bahkan dia menjamin kasus 5 bupati itu akan tetap diproses.

Sedangkan Riau Mandiri dalam berita utamanya hari ini berjudul “KPK Bidik Sejumlah Pejabat Riau” menyebutkan bahwa meskipun KPK sudah menahan Bupati Pelalawan T Azmun Jaafar, pengembangkan kasus ini masih terus dilakukan. Bahkan kini sejumlah pejabat Riau sedang dalam penyelidikan KPK.

Kerisauan yang dialamai Ketua Umum Partai Golkar Jusuf Kalla terhadap kekalahan jago-jago Golkar dalam Pilkada menjadi berita utama Riau Pos hari ini. Menurut Jusuf Kalla, ibarat mobil, Golkar harus masuk bengkel untuk diservis agar menang pemilu. Berita itu berjudul “Kalla: Golkar Harus Masuk Bengkel“.(Ad)

Posting Terkait