Chevron Gelar Khitanan Massal untuk Anak Yatim dan Dhuafa

343 views

PEKANBARU (RiauInfo) – PT Chevron Pacific Indonesia (Chevron) kembali menggelar acara khitanan massal diwilayah Minas dan Duri. Khitanan massal di Minas yang berlangsung pada 22 Desember 2013 bertempat di Gedung Golden Barrel Club (GBC), merupakan periode yang kedua untuk tahun 2013.

Program mulia tersebut berhasil mengkhitan 70 anak yatim dan dhuafa dari berbagai desa di Minas kabupaten Siak. Kegiatan berjalan sukses berkat dukungan dari para pihak seperti Majelis Umi YPIM, Pengurus Persatuan Masjid dan beberapa Musholla di Kecamatan Minas.

Mewakili PT Chevron Pacific Indonesia, Wahyu Budiarto, General Manager SLS Minas dalam sambutannya menjelaskan pentingnya khitan sebagai titik awal menuju kedewasaan bagi anak laki-laki muslim dan akan menjadi momentum yang diingat sepanjang masa. Harapannya saat proses pendewasaan mereka dapat menentukan pilihan terbaik dalam hidup yang nantinya akan menentukan masa depannya.

Selaras dengan Minas, wilayah operasional Chevron Duri juga menggelar kegiatan serupa. Aksi sosial khitanan massal berlangsung pada 14-18 Desember 2013 di UKS Plus Mutiara dan diikuti 200 anak dhuafa yang berasal dari 18 kelurahan di kecamatan Mandau, Pinggir termasuk anak-anak dari masyarakat tempatan Sakai.

Program khitanan massal di Duri berlangsung sejak tahun 2006 berkat kerjasama yang baik perusahaan dengan Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Chevron Duri dan Klinik UKS Plus dan YPIT Mutiara Duri. Pada kesempatan ini Laznas Chevron Duri dan para donatur ikut berpartisipasi dengan memberikan bantuan peralatan sekolah kepada seluruh peserta khitan.

Iwan Azof selaku Acting General Manager PGPA PT Chevron Pacific Indonesia menjelaskan kegiatan khitanan massal yang berlangsung di Minas dan Duri merupakan merupakan bukti nyata sumbangsih Chevron dibidang kesehatan kepada masyarakat khususnya yang berada di sekitar area operasi.

Melalui program investasi sosial, Chevron berupaya untuk terus meningkatkan nilai tambah perusahaan ke masyarakat dengan berkontribusi khususnya di sektor kesehatan, pemberdayaan ekonomi dan pendidikan.(ad/rls)

Posting Terkait