Cukong Malaysia Biayai Aktivitas Pembalakan Liar di Riau

323 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Polda Riau belum lama ini berhasil menangkap enam pelaku pembalakan liar yang membabat 20 hektar kayu di areal hutan lindung di Desa Bukit Kerikil, Bukit Batu, Kabupaten Bengkalis. Para pelaku mengaku dibiayai oleh seorang cukong asal Malaysia untuk membabat hutan itu. 

Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Jumat (26/9) berjudul “Ilog Dibiayai Cukong Malaysia“. Harian ini menyebutkan keenam pelaku pembalakan liar yang ditangkap itu antara lain Apner Siburian, Deni Siregar, Roni Sinaga, Boymin, Udin dan Haryono. Kini mereka diamankan di tahanan Polres Bengkalis.Persiapan masyarakat Riau menghadapi lebaran menjadi headline Pekanbaru Pos. Dalam beritanya berjudul “Supir Wajib Tes Urine” harian ini menyebutkan Dinas Perhubungan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan mewajibkan tes urine bagi para supir angkutan. Hal ini untuk kenyamanan dan keamanan bagi penumpang mudik lebaran yang menggunakan angkutan umum.

Sedangkan Media Riau berita utamanya hari ini tentang pernyataan Gubri Wan Abubakar yang mengatakan stok beras di Riau untuk keperluan Idul Fitri aman. Lewat berita berjudul “Persediaan Beras Riau Aman” disebutkan masyarakat Riau tidak perlu cemas karena stok beras saat ini aman.

Berita Koran Riau hari ini tentang kemenangkan Rusli Zainal sebagai Gubernur Riau bagaikan obat bagi Partai Golkar, setelah partai ini mengalami kekalahan di sejumlah provinsi sebelumnya. Pernyataan itu dikemukakan Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Agung Laksono kemaren. Berita berjudul “Kemenangan RZ ‘Obat’ Bagi Golkar“.

Ar (40) Kepsek SMPN di Desa Aur Sakti ini benar-benar badung. Ternyata dia tidak hanya pernah memperkosa pembantunya, tapi juga pernah memperkosa dua gadis lainnya. Kini ketiga korban nafsu bejatnya melaporkan perbuatannya ke polisi. Berita menjadi headline Pekanbaru MXberjudul “Kepsek Perkosa 2 Gadis 1 Janda“.

Sampai hari ketiga pasca pencoblosan, baru dua dari 11 kabupaten/kota yang menyelesaikan penghitungan suara Pilgubri. Dua daerah itu Siak dan Kuansing. Namun KPU belum bersedia mempublikasikan hasil penghitungan itu. Berita tersebut jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “KPU Riau Kelabakan“.

Terungkap lagi kasus suap terhadap anggota DPR RI menjadi berita utama Riau Pos berjudul “Anggota DPR Berbagai Duit ‘Haram’“. Menurut harian ini sedikitnya 25 anggota Komisi IV DPR priode 2004-2009 diduga pernah menerima uang suap terkait pelepasan kawasan hutan lindung Tanjung Api-Api, Sumsel.

Sedangtkan berita utama Metro Riau hari ini tentang menyadapan telepon mantan Mensekneg Yusril Ihza Mahendra oleh KPK. Penyadapan itu terjadi saat Yusril sedang berbicara dengan Presdien Direkur First Media Billy Sindiro, tersangka pemberi suap Rp500 juta kepada anggota KPPU. Berita itu berjudul “KPK Sadap Telepon Yusril“.(Ad)

 

Posting Terkait