DARI RANGKAIAN HARI IBU Tokoh Perempuan Riau Adakan Silaturrahmi

539 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Ternyata, silaturrahmi tidak hanya ajang untuk beramah tamah dan berkumpul, tetapi merupakan obat awet muda dan dapat memperpanjang usia. Buktinya, berdasarkan penelitian para dokter, orang yang lebih banyak beraktifitas akan lebih lama mengalami kepikunan. 

Hal tersebut terungkap dalam acara ramah tamah bersama tokoh perempuan Riau bersempena hari Ibu ke-80 tahun 2008, Senin (22/12) di Balai Pelangi Kediaman Gubernur Riau jalan Diponegoro Pekanbaru.

Dalam acara silaturrahim yang dihadiri tokoh-tokoh perempuan Riau yang langsung dibuka oleh ketua Paguyupan Provinsi Riau yang juga merupakan ketua Pantia Hari Ibu ke-80 Provinsi Riau tahun 2008, Dra Hj Septina Primawati Rusli, tokoh perempuan Riau yang lama berkencimpung didunia politik dan saat ini menjabat sebagai ketua KPAID Provinsi Riau, Dra Hj Rosnaniar, MSi Maimanah Umar, Ismail Suko, Azwarni Adam dan tokoh perempuan Riau lainnya seperti isteri Kapolda dan Kejati Riau.

“Ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan panitia hari Ibu ke 80, dimana sebelumnya kita telah melakukan berbagai macam kegiatan sosial lainnya, seperti beranjang sana ke panti sosial remaja, ke rumah sakit jiwa, kegiatan seminar dan beberapa kegiatan lainnya yang juga akan kita lakukan,” terang Septina.

Acar silaturrahim yang berlangsung sekitar dua jam tersebut diisi dengan pemberian tips cara sehat dan bugar diusia sena yang disampaikan oleh dokter Andriza dari rumah sakit jiwa Pekanbaru.

Dalam pemaparan singkat tersebut, ibu dokter yang telah lama mengabdi di Riau ini menjelaskan, usia tua merupakan proses alamiah yang tidak dapat dihindari. Dimana, proses penuawaan tersebut meliputi fisik, sosial dan mental.

Secara fisik pada usia senja akan keriput, gigi tanggal, pendengaran kurang, orang tubuh sebagian besar tidak berfungsi serta menurunnya daya tahan tubuh. Dari segai mental cendrung lebih sensitif, merasa sepi dan depresi.

Sedangkan dari segi sosial sesorang akan kehilangan pekerjaan, kehilangan status sosial, perubahan peran dalam keluarga, anak sudah mandiri dan merasa tidak dibutuhkan.

Untuk menghambat penuwaan dan kepikunan dihari tua tersebut, Andriza memberikan tips agar terus mengikuti kegiatan sosial, menyesuaikan diri dengan perubahan, jujur tehadap diri sendiri tentang kesepian atau perasaan lainnya, serta memperisapkan diri dengan keuangan, kejiwaan dan sosial.

“Sampai saat belum ada suplemen yang bisa menghambat masa tua selain terus aktif melakukan aktifitas, seperti olahraga, makan-makanan bergizi, bakti sosial, berorganisasi dan lain sebagianya,” ucapnya.

Pernyataan tentang terus melakukan aktifitas untuk memperlambat kepikunan, didukung oleh Ketua KPAID Provinsi Riau yang juga merupakan mantan anggota DPR RI dan DPRD Riau, Hj Rosnaniar.

Namun menurutnya, yang paling tepat agar hidup sehat dan bugar diusia senja adalah dengan melakukan silaturrahmi. Karena silaturrahmi akan memperpanjang usia selain akan mengasa otak, membuat jiwa muda dan rasa kebersamaan.

Pada kesempatan tersebut, Ronaniar juga mengungkapkan rasa terimakasihnya kepada negara yang telah memperjuangkan hak-hak wanita, sehingga pada tahun 2008 tidak terasa peringatan hari Ibu sudah berusia 80 tahun.

Untuk itu, peran perempuan Indonesia harus terus dipertahankan dan ditingkatkan dibeberbagai aspek, sosial, politik maupun ekonomi. Karena peran perempuan di masyarakat memiliki keistimewaan tersendiri. (rls/muchtiar)

Posting Terkait