Diskes Telah Lakukan Langkah Penanggulangan Wabah DBD Di Desa Balung

576 views

BANGKINANG (RiauInfo) – Adanya penyakit yang diderita oleh warga Dusun I Balung Desa Balung Kecamatan XIII Koto Kampar beberapa waktu yang lalu diduga menderita penyakit Deman Berdarah yang disebabkan oleh nyamuk. Diskes Kampar telah melakukan penangganan terhadap penyakit dengan melakukan surveylen turun kelapangan langsung melihat kodisi tempat tinggal korban.


Pernyataan ini disampaikan oleh Kadis Kesehatan H Herlyn Rahmola melalui Kabid Penanggulangan Penyakit Rahmad yang ditemui wartawan diruang kerjanya di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar Jalan A.Rahman Saleh di Bangkinang. Senin (21/02/2011) siang. Rahmad menyampaikan Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar begitu dapat informasi terus melakukan surveylen dari bidang yang melakukan survey.

“Saya ini hanya untuk bagian penangganan dan penanggulangan penyakit saja, tidak sampai kepada menentukan penyakitnya. Kalau untuk antisipasi penyakit telah kita lakukan dengan berbagai langkah untuk supaya jangan sampai penyakit tersebut menyebar.

Diantaranya langkah yang kita lakukan kemarin adalah melibatkan Puskesmas untuk melakukan antisipasi pembersihan sarang nyamuk, Surveylen jentik-jentik, melakukan Fogging,” kata Rahmad dengan serius.

Dikatakan Rahmad, Fogging ini banyak sekali tanggapan dari masyarakat, dirinya bersama anggota turun kelokasi di Desa Balung untuk melakukan penyemprotan baik diluar maupun didalam bangunang milik masyarakat dan pemerintah. Semua pelosok kita lakukan Fogging. Antusias masyarakat nampaknya sangat tinggi dan mereka menerima dengan senang hati dilakukan penyemprotan dengan sistem Fogging.

“Adapun tim yang berangkat tersebut adalah sebanyak Lima orang termasuk saya sendiri, dengan mempergunakan sebanyak Empat unit mesin Fogging. Semua tempat telah kita jelajahi untuk dilakukan Fogging. Saya melihat memang di Desa Balung tersebut ada nyamuk tapi jenisnya tidak dapat diketahui. Untuk masalah identipikasi penyakit yang diderita oleh korban tersebut, saya belum bisa pastikan sebab ini bukan bidangnya.

Silahkan konfirmasi kepada bidang yang bersangkutan atau temui saja Pak Usman beliau yang lebih tahu tentang apa penyebab penyakit yang diderita oleh warga Desa Balung. Memang jarak dari Rumah korban jauh dari pemukiman warga ada sekitar 4 Kilometer jaraknya. Jadi memang inilah yang membuat kita miris juga jadinya melihat kondisi rumahnya yang jauh dari perkampungan warga, dan mereka tinggal di kebun yang sekalian merupakan tempat tinggal korban,” terang Rahmad.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar sudah melakukan langkah untuk mencegah penyakit tersebut jangan sampai menular kepada warga yang lainnya, jadi semua tempat yang dikunjungi khusunya di Desa Balung telah dilakukan berbagai upaya untuk menanggulangi penyakit yang katanya diindikasikan oleh warga adalah DBD.

“Kita tidak memikirkan apapun saat itu, yang penting kita cepat melakukan penanggulangan dan penangganan agar jangan sampai penyakit yang diderita warga hingga menyebabkan meninggal dunia. Untuk pendeteksi apakah memang benar penyakit tersebut benar atau tidak temui saja yang pihak yang berwenang untuk menyampaikan itu,” sebut Rahmad. (arief)

Posting Terkait