Dua Oknum PNS Bertinju di Kantor Saat Jam Kerja

613 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Pegawai PNS seharusnya memberi contoh yang baik pada masyarakat. Namun lain dengan dua oknum PNS di kantor Dinas Kimpraswil Riau ini, keduanya malah berlibat perkelahian dan baku tinju sesamanya.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Kamis (11/6) berjudul “PNS Bertinju di Kantor“. Dalam beritanya disebutkan kedua PNS yang berkelahi ini sebenarnya tak bisa dikatakan muda lagi. Keduanya berumur di atas setengah abad. Keduanya adalah Nz (52) dan YN (55).

Hanya gara-gara cemburu, Putra Alam (17) siswa kelas X SMA 1 Mandah, Indragiri Hilir, nekat mengapak kepala pacarnya, Neneng Evayanti (18) yang merupakan teman sekelasnya. Akibatnya Neneng harus dirawat intensif di RSUD Puri Husada Tembilahan. Berita ini menjadi headline Koran Riau berjudul “Cemburu, Siswi SMA Dikapak Pacar“.

Berita yang sama juga jadi headline Pekanbaru MX berjudul “Cemburu Dikhianati Cintanya: Siswa SMA Kampak Kepala Pacar“. Sehabis melakukan pengampakan, pelaku langsung meninggalkan pacarnya yang telah pingsan. Warga yang menyaksikannya melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Tiga pasangan capres dan cawapres janji damai dalam bertarng pada Pilpres 2009. Janji itu diucapkan dalam Deklarasi Pemilu Damai yang digelar di Hotel Bidakarta, Jakarta Selatan kemaren. Berita itu menjadi headline Metro Riau berjudul “Pasangan Capres Janji Damai“.

Kampanye rapat umum Pilpres 2009 resmi dimulai yang ditandai denan deklarasi damai oleh ketiga pasangan capres-cawapres, Rabu malam di Jakarta. Kampanye terbuka mulai hari n i diperkirakan bakal berlangsung panas dan tidak tertutup kemungkinan jadi ajang saling serang antarpeserta Pilpres. Berita ini menjadi headline Riau Mandiri berjudul “Deklarasi Pemilu Damai Perbuah ‘Panas’“.

Berita yang sama juga jadi headline Riau Pos hari ini. Tapi harian ini lebih terfokus pada kubu Megawati yang memanfaatkan moment itu untuk menyindir pemerintahan pimpinan SBY-Jusuf Kalla. Berita itu berjudul “Mega Sindir SBY-Kalla“.

Sementara itu headline Tribun Pekanbaru hari ini tentang isu suap miliran rupiah kepada anggota DPRD saatpemilihan Deputi Senior Gubernur Bank Indonesia dan juga saat pemilihan Gubernur BI. Sejumlah anggota DPR periode 1999-2004 dijanjikan duit Rp750 juta apabila mendukung Miranda Goeltom. Berita itu berjudul “Satu Anggota DPR 750 Juta“.(ad)

Posting Terkait