Duit Saku yang Dibagi-Bagi dalam Rakor BPD Dipertanyakan

616 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Pemberian duit yang dilakukan Pemprov Riau kepada 1.362 peserta Rakor Badan Perwalian Desa (BPD) Sabtu (26/4) lalu dipertanyakan banyak pihak. Pertanyaan itu berkisar apa dasar bagi-bagi duit itu, dan dari mana asal duit tersebut.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos edisi Selasa (29/4) berjudul “Dari Mana Asal Uang Itu?“. Harian ini menyebutkan pertanyaan-pertanyaan itu banyak muncul di kalangan DPRD Riau. Sebab duit saku untuk BPD itu tidak pernah dianggarkan dalam APBD Riau.

Tewasnya seorang guru TK akibat terjatuh dari sepedamotornya karena kain yang dipakainya tergulung rantai, menjadi berita utama Pekanbaru MX. Dalam beritanya berjudul “Digulung Rantai Motor, Guru TK Tewas” menyebutkan peristiwa ini terjadi di Desa Talan-Danto, Kecamatan Tapung Hulu, Kampar.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Riau dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Gubri tahun 2007 diwarnai aksi boikot dari Fraksi PPP Riau. Hal ini menjadi berita utama Riau Mandiri berjudul “FPPP Boikot LKPj Gubri“.

Media Riau berita utamanya masih tentang kesalahan naskah soal Ujian Nasional (UN). Dalam beritanya berjudul “Diknas Harus Tindak Tegas” menyebutkan banyak pihak mengharapkan Dinas mengambil tindakan tegas terhadap permasalahan tersebut.

Penggeledahan yang dilakukan KPK terhadap ruang kerja sejumlah anggota DPR RI menjadi berita utama Metro Riau hari ini. Harian ini menyebutkan ada 6 ruangan yang digeledah, termasuk ruang Azwar Chesputra, anggota DPR asal Riau. Berita itu berjudul “KPK Geledah Ruang Azwar Ches“.

Berita yang sama juga jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Sita 7 Koper Berkas“. Dalam beritanya harian ini menyebutkan dari penggeledahan yang dilakukan KPK ini, telah disita sebanyak 7 koper berkas, termasuk sejumlah laptop.

Riau Pos juga menurunkan berita yang sama berjudul “KPK Geledah Ruang Anggota DPR Asal Riau“. Harian ini menyebutkan dalam kasus alih fungsi hutan lindung di Bintan itu, Azwar Chesputra menjadi Sekretaris Komisi IV DPR RI yang menyetujui alih fungsi itu.(Ad)


Posting Terkait