Festival Budaya dan Olahraga Momiji Matsuri Digelar Pertama Kali di Kota Jababeka

583 views

momiji matsuri 2015 jababeka (2)JAKARTA (Riauinfo) – Momiji Matsuria adalah suatu festival yang menyambut datangnya musim panen. Momiji merupakan jenis tanaman di Jepang yang berubah warna sebelum daunnya berguguran. Warna dan bentuk daun momiji yang unik membuat daun sebagai simbol musim panen.

Dengan tema “Melalui Pertukaran Budaya dan Olah Raga, Mendalami Hubungan antara Indonesia-Jepang”, Komunitas Alumni Jepang Indonesia (KAJI) bersama PT Jababeka Tbk mengadakan festival budaya dan olah raga bernuansa Jepang “MOMIJI MATSURI 2015” pada tanggal 7 – 8 November lalu di Kota Jababeka, Cikarang dan sukses.

Festival ini didukung penuh oleh Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, The Jakarta Japan Club (JJC), Japan External Trade Organization (JETRO), Japan National Tourism Organization (JNTO), The Overseas Human Resources and Industry Development Association (HIDA), Japan Foundation (JF), serta Perkumpulan Masyarakat Jepang di Cikarang.

Dipilihnya kota Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, sebagai tempat pelaksanaan Momiji Matsuri yang pertama ini karena Cikarang merupakan salah satu pusat industri perusahaan Jepang di Indonesia yang mengalami pertumbuhan yang begitu cepat dalam berbagai sektor. Momiji Matsuri ini juga diharapkan menjadi wadah terciptanya suasana keakraban bagi orang Jepang dan Indonesia.

“Tujuan dari Momiji Matsuri adalah untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Jepang melalui pertukaran budaya dan olahraga, dengan harapan sebagai titik awal terciptanya suasana ‘’Little Tokyo’’ didalam wilayah Kota Jababeka,” ujar Ketua KAJI, Fuad A. Kadir dalam siaran persnya yang diterima Riau Info di Jakarta, kemarin.

Festival Momiji Matsuri 2015 akan menampilkan banyak penampilan kebudayaan, baik dari budaya Indonesia maupun budaya Jepang. Penyelenggara berharap bahwa masyarakat Indonesia, baik yang sudah mengenal budaya Jepang maupun yang belum mengenal, dapat merasakan kegembiraan di festival nanti. Sedangkan bagi warga Jepang, selain melepas rindu suasana kampung halaman, juga dapat saling lebih mengenal dan lebih mempererat hubungan antaraJepang – Indonesia.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, dan Olahraga Kabupaten Bekasi, Agus Trihono, mengapreasiasi adanya kegiatan pertukaran budaya seperti Momiji Matsuri 2015 dan berharap kegiatan serupa akan semakin banyak di wilayah Bekasi.
“Budaya dan olahraga merupakan alat pemersatu antar bangsa yang efektif. Pertukaran budaya selalu membawa manfaat yang menguntungkan bagi semua pihak yang terlibat,” ujar Agus.

Untuk menyukseskan acara, pelaksanaan Momiji Matsuri 2015 ini dibantu oleh 150 orang sukarelawan kebersihan selama 2 hari, sehingga selain diharapkan dapat menciptakan kenyamanan juga proses edukasi dalam menjaga kebersihan dalam penyelenggaraan festival. (Ami Herman)

Posting Terkait