GUBRI BUKA RAKERNAS FKDK/P BPD SI 2010 Pimpinan Bank Harus Mampu Jual Produknya

602 views

BATAM: Forum komunikasi dewan komisaris/pengawas bank pembangunan daerah seluruh Indonesia (FKDK/P BPD-SI), menggelar rapat kerja nasional (Rakernas), Rabu (21/7) di Hotel Planet Holiday, Batam. Rekernas yang dihadiri ratusan dewan komisaris bank ini, dibuka langsung dibuka oleh Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Gubri dalam paparannya mengatakan, bank pembangunan daerah sangat strategis dalam pembangunan daerah. Karena memang, misi BPD tidak hanya sekadar mengutamakan komersial saja. “Tetapi juga memiliki misi lainnya yakni meningkatkan perekonomian masyarakat. Inilah yang membedakan BPD dengan bank-bank umum lainnya,” terang Gubri.Masih kata Rusli, untuk mencapai regional champion, BPD tidak harus mempunyai permodalan yang besar. Namun yang terpenting, bagaimana memanajemen perbankan yang baik. Sehingga regional champion akan terwujud.

Terhadap pemimpin BPD, Rusli menghimbau agar tidak terpaku dengan permasalahan teknis saja. Akan tetapi, diharapkan juga mampu turun langsung menjual produk bank yang dipimpinnya. “Jadi pimpinan bank daerah itu tidak hanya duduk di belakang meja saja. Tetapi juga harus mampu pro aktif memarket produk unggulannya,”tegas Gubri.

Ketua Umum Pengurus Pusat FKDK/P BPD-SI, Zeth Sahuburua mengatakan, Rakernas ini merupakan yang kedua kalinya dilakukan setiap tahunnya. Tujuannya, untuk melakukan penyusunan dan pengawasan rencana bisnis bank yang efektif.

Selain itu, untuk lebih memantapkan fungsi dewan komisaris perbankan daerah. Dalam Rakernas ini, juga dilakukan seminar tentang rencana bisnis bank yang efektif, dengan pembicara Direktur Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia (LPPI), Prof Syaifuddin Affan.

“Diharapkan hasil dalam seminar dan Rakernas ini, dapat disosialisasikan kepada seluruh jajaran Direksi bank daerah di Indonesia,”harapnya.

Sahruburua juga menyorot, masih kurang dikenalnya BPD-BPD oleh masyarakat, ketimbang bank umum lainnya. Akibatnya, segala produk BPD tidak diminati oleh masyarakat.M Nur Zein.(ad)

 

Posting Terkait