Hadiatmoko Akan Kawal Bos Judi Acin Sampai ke Neraka

587 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Kapolda Riau Brigjen Polisi Hadiatmoko memperingatkan adanya upaya dari bandar judi Candra Wijaya alias Acin untuk “cuci tangan” dari kasus yang menyeretnya ke Pengadilan saat ini. Untuk itu dia berjanji akan mengawal kasus judi tersebut sampai ke neraka. 

Berita ini menjadi headline Riau Mandiri edisi Selasa (3/2) berjudul “Bos Judi Acin Coba ‘Cuci Tangan“. Dalam berita ini Hadiatma mengatakan jangan karena dia pindah ke MAbes Polri maka kasus ini akan lepas begitu saja. Sebagai Wakabareskrim dia akan terus mengawasi kasus tersebut.

Pernyataan Hadiatmoko itu juga jadi headline Tribun Pekanbaru. Dalam berita berjudul “Saya Tetap Pantau Kasus Riau” Hadiatmoko mengatakan dirinya akan terus memantau kasus-kasus yang pernah ditanganinya sewaktu menjabat Kapolda Riau. Sebagai Wakabareskrim dia mengaku bisa memantau tindak kriminal di seluruh Indonesia.

Sementara itu merebaknya kasus demam berdarah di Pekanbaru menjadi berita utama Pekanbaru Pos hari ini. Selama bulan Januari 2009 2009 saja tercatat sebanyak 40 kasus DBD dan dua pasien diantaranya meninggal dunia. Berita itu berjudul “Demam Berdarah Rengut Dua Nyawa“.

Headline Pekanbaru MX hari ini tentang seorang bintara Polda berinisial RS warga Jalan Tamtama Pekanbaru dikeroyok orang tak dikenal di lift Diskotek Ozon. Akibat aksi ini RS mengalami luka di bagian kepala. Berita berjudul “Bintara Polda Dikeroyok di Lift Ozon“.

Mantan Kepala Badan Kesejahteraan Sosial (BKS) Riau, Darlis Ilyas akhirnya bernafas lega, karena Pengadilan Tinggi (PT) Pekanbaru yang menangani bandingnya dalam kasus korupsi tidak bisa mengadilinya. Berita itu menjadi Koran Riau berjudul “Darlis Ilyas Bernafas Lega“.

Sedangkan berita utama Media Riau berjudul “Dana APBN, PON Tetap Prioritas” mengangkat pernyataan Gubernur Riau HM Rusli Zainal yang menyebutkan realisasi persiapan PON 2012 sudah 70 persen rampung. Pernyataan itu hanya ditanggapi dingin oleh kalangan DPRD Riau.

Lain lagi dengan Rakyat Riau, berita utamanya hari ini tentang hasil verifikasi hingga akhir tahun 2008, sudah terdapat 32 ribu desa miskin alias tertinggal di Indonesia. Pemerintah pusat menargetkan pada athun 2014 mendatang seluruh desa sudah dapat mandiri dan tidak terisolasi. Berita berjudul “32 Ribu Desa di Indonesia Masih Miskin“.

Pernyataan Presiden SBY tentang gerakan ABS (Asal Bukan Susilo) di tubuh TNI benar-benar membuat para petinggi TNI sibuk. KSAD Jenderal Agustadi Sasongko langsung berinisiatif mengumpulkan purnawirawan jenderal dalam acara silaturahmi TNI AD. Berita ini menjadi headlineRiau Pos berjudul “KSAD Kumpulkan Jenderal“.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau hari ini berjudul “Kapolda: Acin Coba Suap Saya“. Harian ini malah mengangkat pengakuan Hadiatma bahwa dirinya pernah ditawari uang damai atau suap oleh Acin sesaat setelah ditangkap di Jalan Indra Puri, 23 Oktober 2008 lalu.(ad)

 

Posting Terkait