HARI NATAL DI KABUPATEN KAMPAR Ratusan Umat Nasrani Di Kota Bangkinang Dan Salo Rayakan Malam Natal

242 views

KAMPAR (RiauInfo) – Seluruh umat nasrani, Jum’at (24/12/2010) kemarin malam merayakan malam Natal di Gereja. Berbagai rangkaian ibadah keagamaan mereka lakukan untuk menyambut malam yang penuh rahmat dan karunia Tuhan.


“Perayaan Natal, di Gereja Katolik ditempat kita merayakan dimulai pukul 19.30 Wib, jemaat gereja kita sampai saat ini berjumlah lebih dari 70 Kepala Keluarga (KK).. Kita merayakan dengan pengamanan dari anggota Polsek Bangkinang Barat yang standby di tempat kita dari mulai acara hingga akhir,” ujar Pasaribu yang ditemui wartawan di Gereja Katolik Salo, Jum’at (24/12/2010) malam kemarin.

Ditambahkan Pasaribu, selain pengamanan oleh Polisi, pihak gereja juga melakukan pengamanan di dalam gereja untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.” Sampai saat ini tidak ada yang kami curigai, jemaah yang datang di Gereja ini adalah jemaah kita semua. Pendeta kita yang meminpin acara adalah MS Sinaga,” kata Pasaribu sembari memantau jemaat yang ada didalam gereja yang sedang melaksanakan ibadah.

Pantauan yang dilakukan wartawan di dekat Gereja Katolik Salo, jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Salo juga berlangsung aman. Meskipun tidak terlalu ramai jemaatnya namun perayaan malam penyambutan Natal pada hari Sabtu (25/12/2010) kemarin berlangsung khidmat.

Sedangkan di Gereja Pentakosta Isa Almasih (GPIA) di Bangkinang juga turut merayakan malam menyambut Natal 2010. Pendeta sekaligus pengurus Gereja, Sahat T Pasaribu mengatakan jemaat yang ada di gereja yang melaksanakan ibadah ada sekitar 120 orang dewasa, 80 anak-anak yang berasal dari sekitar 40 Kepala Keluarga.

“Kita dalam menyambut malam Natal banyak melakukan doa bersama untuk supaya negeri dan bangsa kita aman, dijauhkan dari musibah. Rangkaian acara yang digelar adalah kegiatan ibadah oleh anak-anak, umum, kaum wanita dan puncaknya hari Sabtu (25/12/2010) kita melakukan makan bersama sebagai syukuran Natal. Jika Tuhan yang membuka tidak ada yang bisa menutupnya,” sebut Pendeta Sahat.

Disebutkannya, jemaat sampai saat ini merasa sangat tenang dan terlindung dengan adanya pengamanan dari Polisi.” Kita sangat apresiasi sekali dengan Kepolisian yang memberikan kami kenyamanan dan pengamanan sehingga kami melakukan ibadah berjalan sesuai dengan apa yang kita harapkan, proaktif yang seperti ini yang kita banggakan. Semoga Natal tahun 2010 ini berlangsung aman dan damai, kita sudah melakukan doa bersama untuk negeri ini tidak ada mengalami musibah apapun lagi. Kita GPIA hanya satu-satunya yang ada di Kabupaten Kampar,” ucap Pendeta yang juga pengurus GPIA Kabupaten Kampar. (arief).

 

Posting Terkait