IBU TUTI, Sulap Barang Bekas, Jadi Keperluan Rumah

566 views

BERAWAL dari sebuah hobi. Ibu Tuti yang berasal dari Jawa Barat, sukses menjadi seorang wanita yang menghasilkan dan membuat berbagai macam peralatan rumah tangga dan perhiasan rumah, baik yang diolah dari barang bekas maupun dari barang yang masih bagus sehingga bentuknya bertambah cantik dan unik serta kelihatan seperti barang mewah sekali.

Selama 12 tahun ia menekuni pekerjaan yang memerlukan kesabaran, ketelitian dan penuh dengan kesenian. Berbagai macam pernak pernik rumah tangga yang dihiasi dengan tali kurt atau tali pramuka dan ada juga yang ditambah dengan batu akik.

Pada awalnya pekerjaan ini hanyalah merupakan hobinya, tetapi kini selain bekerja di rumah ibu titi juga mengadakan sanggar di sekolah, di Caltex dan di tempat-tempat lailnnya.

Rumah tempat ia membuat kerajinan ini dikenal dengan nama “Safira” yang beralamat di Jalan Merak 2 no 28 (Kasah Ujung) Tangkerang Tengah. Di sinilah ia mengolah barang tersebut, setelah selesai langsung diantar ke toko miliknya yaitu Mal Ciputra, Pekanbaru.

Di sinilah kita dapat melihat dan bahkan membeli hasil kerja ibu Tuti sebagai oleh-oleh oleh pengunjung yang berasal dari luar seperti pengunjung dari Malaysia, Singapore dan Medan.

salah satu barang bekas yang diolah adalah kaleng susu anak yanag dihiasi dengan mengecat kaleng, dihiasi dengan tali kurt dan ditambah motif bunga yang dibuat oleh ibu Tuti yang juga berasal dari tali kurt. Sehingga kaleng bekas kelihatn cantik dan mempunyai nilai jual yang tinnggi.

Selain kaleng, kain perca juga dijahit dengan membentuk bunga yang siap untuk dijadikan sebagai pin jilbab. Selain itu masih banyak lagi perhiasan lainnya seperti bingkai foto, jam dinding, tempat tisu dan toples kue.

Sebuah toples yang dihiasi dengan tali kurt yang ditambah dengan hiasan batu akik bertambah membuat toples ini kelihatan mewah. toples ini dijual dengan harga 18500/ buah. Ibu tuti hanya berja dengan adeknya saja, oleh karena itu hasil kerjanya belum bisa untuk diekspor keluar.

Selain hari-hari biasa, tempahan bertambah banyak pada saat lebaran dan imlek, oleh karena itu ibu Tuti menyediakan parcell khusus pada saat lebaran dan imlek. Ibu yang memiliki 2 orang anak ini mengatakan “untuk sukses dan berhasil harus teku dan ulet dalam bekerja dan berusaha,” ujarnya.(riya)

Posting Terkait