Jika Macet, Jembatan Leighton Berpeluang Ambruk

294 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Jembatan Leighton atau juga dikenal sebagai Jembatan Siak I kondisinya sudah sangat rapuh. Jika terjadi kemacetan lalu lintas di atas jembatan itu, maka ada kemungkinan bisa ambruk. Karena itu pengendaraan diminta untuk tidak berhenti bila berada di atas jembatan untuk menghindari ambruk.

Berita ini berjadi headline Pekanbaru Pos edisi Senin (18/2) ini berjudul “Macet, Leighton Bisa Ambruk“. Harian ini menyebutkan jembatan yang dibangun tahun 1970-an itu semestinya sudah lama ditutup. Sebab kondisinya sudah makin mengkhawatirkan dan sangat mudah ambruk.

Makin parahnya bencana kebakaran hutan dan lahan di Riau jadi berita utama Tribun Pekanbaruhari ini. Harian ini dengan beritanya berjudul “Warga Mulai Batuk-batuk” menyebutkan kebakaran tersebut telah menimbulkan kabut asap yang menyelimuti kota Duri. Saat ini sebagian warga Duri mengalami batuk-batuk sebagai dampak kabut asap tersebut.

Berita kebakaran hutan juga jadi headline Riau Pos hari ini. Dalam beritanya berjudul “Kebakaran Lahan Terus Meluas” disebutkan api yang membakar lahan dan hutan di Bengkalis dan Dumai itu sudah enam hari tak padam. Akibatnya Gubernur Riau HM Rusli Zainal minta bantuan pemerintah pusat untuk memadamkan api.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau berjudul “Kebakaran Merembet ke Bengkalis“. Harian ini menyebutkan selain Dumai, kini Rokanhilir dan Bengkalis juga dilanda kebakaran lahan dan hutan. Asap dari kebakaran ini kini telah menyelimuti hampir seluruh Riau bahkan juga sampai ke Sumatera Barat.

Nasib naas yang menimpa seorang pemuda pemabuk menjadi berita utama Pekanbaru MXberjudul “Mabuk, Ngebut, Tabrak Trotoar, Tewas“. Dalam berita ini disebutkan He (25) warga Jalan Lili yang mengendarai sepeda motornya dengan kondisi mabuk menabrak trotoar pembatas jalan di Jalan Puskopkar Raya, Siak Hulu. Akibatnya dia tewas dengan kepala pecah.

Vonis 1 tahun penjara buat tujuh orang mantan anggota DPRD Kampar dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (FPPP) periode 1999-2004, jadi berita utama Riau Mandiri hari ini. Dengan berita berjudul “7 Eks Legislator Kampar Divonis 1 Tahun“, disebutkan semuanya dinyatakan bersalah melakukan korupsi dana bantuan partai politik senilai Rp210 juta.

Perjuangan yang dilakukan masyarakat Meranti untuk mendirikan kabupaten baru menjadi berita utama Metro Riau hari ini. Harian ini menyebutkan beberapa pria mendesak Gubri Rusli Zainal menandatangani surat dukungan lahirnya kabupaten Meranti. Namun dia menolak dan memngatakan proses persetujuan dari dirinya harus sesuai mekanisme. Berita itu berjudul “Gubri ‘Ditodong’ Masa Meranti”.

Sementara itu ancaman demo massa pro Kabupaten Meranti saat pembukaan MTQ Bengkalis jadi berita utama Riau Tribune hari ini. Dalam berita berjudul “Demo Pro Meranti Hanya Isu” menyebutkan kekhawatiran akan adanya aksi demo dari massa pro Meranti itu ternyata hanya isu. Buktinya acara berjalan lancar dan aman.

Dukungan yang disampaikan DPD Partai Golkar Indragiri Hulu untuk pencalonan Rusli Zainal sebagai calon dari Partai Golkar pada Pilgubri mendatang menjadi berita utama Media Riau. Harian ini menyebutkan pernyataan dukungan itu langsung disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Inhu Sugianto. Berita itu berjudul “Golkar Inhu Siap Menangkan RZ“.(Ad)

 

Posting Terkait