Kabupaten Kampar Miliki Banyak Peluang Investasi

318 views

KAMPAR (RiauInfo) – Dalam banyak hal Kabupaten Kampar sebenarnya sangat potensial dijadikan sebagai lahan untuk berinvestasi. Secara geografis Kampar terletak paling dekat dengan ibukota Propinsi Riau Pekanbaru. Kondisi tanah yang tidak terlalu berbukit, jarak tempuh kebandara tidak terlalu jauh, ketersediaan material penunjang tidak sulit dan tenaga kerja yang mudah dicari menjadi faktor pendukung penting lainnya yang sangat diperlukan.


“Investasi sangat dibutuhkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi. Daerah kita sangat potensial untuk dikembangkan. Berbagai faktor pendukung untuk invetasi tersebut kita miliki seperti faktor kedekatan dengan ibu kota Propinsi, kondisi tanah, jarak dengan bandara yang relative dekat dan factor lain yang cukup lengkap,” ujar Bupati Kampar melalui Kabag Humas Setdakab Kampar Nasruni kepada wartawan yang ditemui diruangan kerja di Kantor Bupati Kampar di Bangkinang. kemaren.

Nasruni mengatakan, ada beberapa faktor penting masuknya investasi seperti kepastian hukum dan kemudahan prosedur yang diberikan. Kedua faktor ini merupakan syarat mutlak yang harus dimiliki. Kepastian hukum itu meliputi adanya kejelasan hukum sebuah investasi sehingga tidak adalagi kleim apabila invesatasi sudah dilaksnakan. Investor juga akan menanyakan masalah biaya dan waktu yang diperlukan dalam mengurus sebuah usaha.

“Berbagai peluang invetasi tersebut tersebar merata disemua sektor. Pertambangan misalnya, terbuka peluang untuk berbagai jenis bahan tambang dan mineral seperti bentonit, pasir kuarsa, mangan, batubara dan jenis lainnya. Disektor industri meliputi perbengkelan rekayasa bangun, pembuatan karoseri, industri turunan kelapa sawit, turunan karet, pakan ternak, pengolahan buah nenas dan lainnya. Begitu juga disektor peternakan dimana peluang invetasi yang terbuka adalah pola kemitraan perusahaan sebagai inti, industri kompos, integrasi sawit, sapi dan kambing, pakan ternak, industri perunggasan dan pengolahan hasil ternak,” sebut Kabag Humas.

Untuk 2011 ini disampaikan Nasruni, untuk mencapai laju pertumbuhan ekonomi sebesar 7,2% dibutuhkan investasi hampir Rp 7 Triliun yang bersumber dari dunia usaha, masyarakat dan Pemerintah.

“Oleh karena itu, Pemkab telah mengambil berbagai kebijakan serta komitmen yang tinggi termasuk mendorong pertumbuhan perbankan didaerah yang diharapkan dapat memberikan kemudahan dan mendekatkan pelayanan permodalan kepada masyarakat,” papar Nasruni. (arief)

Posting Terkait