Kadus Tertangkap Basah Selingkuhi Istri Kades

251 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Sya (30) yang sehari-hari menjabat Kepala Dusu (Kadus) di Desa Anak Talang, Kecamatan Batang Cenaku, Indragiri Hulu tertangkap basah saat berselingkuh dengan istri atasannya yakni Kepala Desa (Kades daerah itu. Sya langsung diserahkan ke pihak kepolisian, sehingga selamat dari amukan massa.

Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX edisi Rabu (4/11) berjudul “Kadus Kencani Istri Kades“. Harian ini menyebutkan, keduanya ketangkap basah begitu keluar kamar dalam kondisi acak-acakan. Ironisnya, Kades tersebut ikut pula menangkap basah istrinya.

Bentrok massa yang terjadi di Desa Kijangrejo, Kecamatan Tapung, Kampar yang menewaskan satu orang menjadi headline headline Pekanbaru Pos hari ini. Ratusan warga terlibat bentrik dengan kelompok massa yang diduga suruhan PT Topas Karya Indah. Berita berjudul “Bentrok Massa, Satu Tewas“.

Tampaknya anggota DPRD Riau bakal gigit jari untuk mendapatkan fasilitas obil dinas. Selain tak dianggarkan pada 2010 ini, mobil dinas yang digunakan anggota dewan sebelumnya juga belum dikembalikan. Berita ini mengisi rubrik Dedah Koran Riau hari ini berjudul “Dewan Riau Gigit Jari“.

Berita ditangkapnya Anggodo Widjojo oleh polisi, dan dibebaskannya dua pimpinan KPK Nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah menjadi berita utama Metro Riau hari ini. Anggodo ditangkap polisi setelah wawancara di TVOne, Selasa malam. Berita itu berjudul “Anggodo Ditangkap“.

Berita yang sama juga jadi headline Riau Mandiri hari ini berjudul “Bibit-Chandra Bebas, Anggodo Masuk“. Harian ini menyebutkan dari hasil rekaman pada sidang uji materi UU KPK di Mahkamah Konstitusi terungkap aktor utama di file rekamanan itu tak lain adalah Anggodo Widjojo.

Riau Pos juga mengangkat berita yang sama sebagai headlinenya. Dalam berita berjudul “Kriminalisasi KPK Terbongkar” disebutkan bahwa dugaan rekayasa kriminalisasi dua pimpinan KPK nonaktif, Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamxah akhirnya terbongkar dalam sidang uji materi UU KPK di Mahkamah Konstitusi.(ad)

Posting Terkait