KAIN SONGKET Hasil Tenunan Bernilai Seni Tinggi

1204 views
KAIN SONGKET

KAIN SONGKET

SONGKET atau kain songket merupakan hasil dari menenun benang sehingga menghasilkan kain. Kain dari hasil menenun inilah yang disebut songket. Songket adalah sebuah seni yang sangat indah, sebagai generasi muda kita harus melestarikan seni songket yang dipercayai memiliki beranekaragam motif yang dipercaya mengandung makna dan falsafah tertentu.

Motif yang diangkat dari tumbuh-tumbuhan dan hewan menjadi variasi dengan simbol-simbol yang mencerminkan nilai-nilai asas kepercayaan dan budaya melayu. Selain itu motif-motif ini juga mengacu pada sifat- sifat asal dari sebuah benda dan hewan-hewan tersebut.

Tenun songket terdiri dari beberapa motif seperti motif semut beriring yang memiliki makna hewan terkecil yang memiliki jiwa kebersamaan dalam setiap melakukan pekerjaan sehingga semut yang kecil bisa menghasilkan sesuatu yang besar. Motif itik pulang petang yang bermaksud itik yang selalu setia kawan selalu beriringan dan rukunnya saat berjalan.

Motif lebah bergantung yang memiliki makna hewan yang selalu berbuat kebaikan dengan membagi kepada makhluk lain sehingga membentuk madu dan selalu hidup berkawan-kawan dengan damainya. Motif bunga- bunga yang mengandung nilai dan falsafah keluhuran dan kehalusan budi keakraban dan kedamaian.

Motif pucuk rebung yang dikaitkan dengan kelemah lembutan budi dan kekreatifan. Motif balam setengger mencerminkan dari kerukunan hidup suami istri dan persahabatan. Motif naga berjuang serindit mencerminkan sifat kearifan dan kebijakan.

Pada zaman dahulu setiap pengrajin tenun diharuskan untuk memahami makna dan falsafah yang terkandung dalam setiap motif. Keharusan ini bertujuan agar setiap penenun secara pribadi mampu menyerat dan menghayati nilai-nilai yang terkandung dalam setiap motif.

Khasanah songket melayu sangatlah kaya dengan motif dan serat dengan makna dan falsafahnya, yang dahulunya dimanfaatkan untuk mewariskan nilai-nilai asas adat dan budaya tempatan.

Seorang pemakai songket tidak hanya sekadar memakai untuk hiasan tetapi memakai dengan simbol-simbol dan memudahkannya untuk mencerna dan mengahayati falsafah yang terkandung didalamnya. Kearifan itulah yang menyebabkan songket masih berkembang sampai saat ini.

Sekarang Pemko Pekanbaru telah mencanangkan untuk seragam songket yang harus dipakai oleh pegawai pada setiap hari kamis. Penggunaan songket ini telah berlangsung dalam beberapa pekan terakhir ini.(zuriyati riya)

Posting Terkait