Keluarga Pasien RSUD Arifin Achmad Merasa Seperti “Perampok”

613 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Setelah beberapa waktu lalu mendapat sorotan tentang pelayanan yang kurang maksimal, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Ahmad jalan Diponegoro kini kembali mendapat sorotan publik.

Sorotan kali ini ternyata tidak jauh berbeda dari sebelumnya. Bedanya, jika dulu dikeluhkan kurangnya pelayanan yang diberikan terhadap kelas masyarakat miskin, sedangkan kini pada kelas eksekutif atau yang biasa disebut VIP, keluarga pasien selalu dicurigai.

Seperti yang disebutkan salah seorang pasien di kelas VIP yang tidak mau disebut namanya, pada hari Senin (19/5) lalu, Satuan Pengamanan (Satpam) RSUD sedang memeriksa barang yang ada di ruangan kamarnya nomor 315.

Semula, si pasien dan keluarga yang ada di ruangan saat itu tidak mempermasalahkannya walau semua keluarga yang menjaga pasien dipersilahkan berada di luar selama pemeriksaan.

Tapi setelah beberapa lama kemudian saat pergantian petuga jaga, ternyata hal seperti ini kembali berulang. Keluarga yang saat itu sudah merasa diperiksa ruangannya, tentu saja memprotes lalu mempertanyakan kepada petugas pengamanan saat itu.

Menurut keluarga pasien, satpam yang berumlah 4 orang saat itu tetap tidak mau tahu dan tetap memeriksa. Para keluarga disuruh keluar ruangan, barang-barang diperiksa kembali, termasuk wc.

Namun sebelumnya, sempat terjadi insiden kecil dimana keluarga pasien marah kepada satpam, hingga pasien yang waktu sedang dalam proses penyembuhan mendadak naik tensi darah.

Menyikapi hal ini, Kepala Humas RSUD Arifin Ahmad Nuzelly Husnedi mengatakan apa yang dilakukan para satpam tersebut memang berdasar dengan peraturan yang telah dibuat pihak RSUD. Hal tersebut justru bertujuan memberi pelayanan kepada pasien dalam hal keamanan.

Menurut Nuzelli Husnedi itu adalah langkah preventif dalam mencegah sesuatu hal yang tidak diinginkan. Karena itu katanya, para keluarga pasien hendaknya memberi kepercayaan kepada pihak kami.

Tambahnya, tidak mungkin pihaknya merugikan hak-hak pasien. Karena misi kami adalah memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (muchtiar)

 

Posting Terkait