Kemenpar Resmikan Politeknik Pariwisata Lombok dan Palembang 

1117 views

image

JAKARTA (RiauInfo) – Dalam rangka mensinergikan visi dan langkah bersama membangun kepariwisataan nasional untuk semakin memiliki keunggulan banding dan keunggulan saing baik regional maupun internasional, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) meluncurkan dua politeknik pariwisata baru, yakni Politeknik Pariwisata Palembang (Sumsel) dan Lombok di Nusa Tenggara Barat. 

Peluncuran kedua politeknik pariwisata itu, secara resmi dilakukan Kemenpar Arief Yahya di lokasi Rakornas Kepariwisataan ke-ll di Jakarta Convention Center, Jumat lalu. Hadir menyaksikan acara tersebut, Prof Ahman Sya, Deputi Bidang Kelembagaan Kepariwisataan dan Direktur Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung Dr Anang Sutono CHE serta seluruh peserta Rakornas.

Dengan hadirnya dua politeknik Pariwisata itu, Kemenpar kini memiliki 6 lembaga pendidikan kepariwisataan yakni Akademi Pariwisata Medan, Akademi Pariwisata Makassar, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali, Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung dan Politeknik Pariwisata Palembang serta Politeknik Pariwisata Lombok.

Menurut Prof Ahman Sya, dibangunnya Politeknik Pariwisata Lombok dan Palembang adalah untuk menjawab betapa pentingnya sektor pariwisata di daerah itu. Terbukti pembangunan fasilitas dan infra struktur serta beragam kegiatan kepariwisataan berskala nasional dan internasional digelar di Lombok dan Palembang. Untuk itu politeknik pariwisata dibangun untuk menjawab tantangan pengembangan sektor pariwisata di Lombok dan Palembang.

“Sebagai lembaga pendidikan tinggi milik pemerintah, Poltekpar Palembang dan Lombok memiliki misi untuk menyiapkan tenaga profesional di bidang pariwisata sebagai aset nasional yang berkualitas internasional, kreatif, berjiwa wirausaha, berkepribadian Indonesia dan berbudi luhur,” ujar Prof Ahman Sya.

Politeknik Pariwisata Lombok dan Palembang mengembangkan jurusan Hospitaliti dan Perjananan dengan 4 bidang studi, yakni studi tata hidang (D-lll), seni kuliner (D-lll), divisi kamar (D-lll) dan pengelola konvensi dan acara, juga D-lll. (Herman Ami)

Posting Terkait