Kinerja Buruk, Syuhada Tasman Dicopot dari Jabatannya

128 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Nasib Syuhada Tasman memang lagi apes. Menjelang lebaran ini dia dilengserkan dari jabatannya selaku Kepala Dinas Perkebunan Riau. Pasalnya dia dinilai gagal menjalankan program andalan Riau yakni kebun K2I. SK mencopotannya itu sudah ditandatangani Gubernur Riau HM Rusli Zainal.

Peristiwa pencopotan Syuhada Tasman ini menjadi berita utama sejumlah harian terbitan Pekanbaru edisi Jumat (28/9) ini. Harian Riau Mandiri dalam beritanya berjudul “Syuhada Tasman Dicopot” menyebutkan pencopotan itu dibenarkan Sekretaris Daerah Provinsi Riau HR Mambang Mit saat berbuka bersama tokoh masyarakat di Gedung Daerah.

Sementara itu Pekanbaru Pos dalam berita berjudul “Kadis Perkebunan Dicopot” menyebutkan setelah dicopot, rencananya Jumat (28/9) pagi ini akan dilakukan serah terima jabatan dari Syuhada Tasman kepada Marjohan yang akan menjadi Plt Kepala Dinas Perkebunan Riau.

Lalu, Metro Riau dalam beritanya berjudul “Gubernur Copot Kadisbun Riau” mengutip pernyataan Mambang Mit yang menyebutkan pencopotan itu dilakukan berdasarkan evaluasi terhadap kinerjanya selama ini. Hasil evaluasi itu, dia dinilai gagal dalam menjalankan program perkebunan K2I.

Sedangkan Rakyat Riau juga mengangkat pencopotan Syuhada Tasman itu. Dalam berita berjudul “Marjohan Jadi Plt Kadisbun” disebutkannya bahwa buruknya kinerja Syuhada Tasman telah membuat lambannya pelaksanaan program pemerintah di instansi tersebut. Ini yang mendorong Gubri mencopotnya dari jabatan Kadisbun.

Peristiwa perampokan yang berhasil membobolkan kantor bank BRI Cabang Tuanku Tambusai Pekanbaru menjadi berita utama Tribun Pekanbaru hari ini. Dalam berita berjudul “Rampok Bobol BRI Nangka” disebutkan kawanan penjahat itu berhasil kabur antara Rp600 hingga Rp700 juta.

Sementara itu peristiwa pembantaian terhadap satu keluarga pedagang di Jalan Poros, Rimba Melintang, Kabupaten Rohil menjadi berita utama Pekanbaru MX. Dalam berita berjudul “Keluarga Pedagang Dibantai” menyebutkan kejadian ini telah menyebabkan satu korban tewas dan 3 mengalami luka-luka.

Reaksi dari Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) atas gencarnya pemberantasan illegal logging oleh pihak kepolisian menjadi berita utama Riau Pos hari ini. Ketua FKPMR Abbas Djamil mendatangi Mabes Poli dan gedung DPR/MPR untuk membahas masalah tersebut. Beritanya berjudul “Ketua FKPMR Datangi Kapolri dan DPR RI“.

Lanjutan berita penangkapan dua ton ganja di Inhil menjadi berita utama Riau Tribune hari ini. Harian ini mensinyalir ganja yang ditangkap itu, sebelumnya telah diecer untuk diedarkan di enam kabupaten/kota di Riau yang dilaluinya. Berita itu berjudul “Dua Ton Ganja Tangkapan di Inhil, Telah Diecer di Enam Kabupaten“.

Belum pastinya nasib PNS dalam menghadapi lebaran tahun ini jadi berita utama Media Riau[b]. Dalam beritanya berjudul “THR PNS Belum Pasti[/i]” disebutkan bahwa kemungkinan tahun ini akan sama dengan tahun lalu, dimana PNS tidak mendapatkan THR. Ini sesuai instruksi KPK RI yang melarang menganggaran dana untuk THR PNS.[b](Ad)

 

Posting Terkait