LAPORAN RAKERNAS PDIP DARI SOLO Kukuhkan Konsolidasi Partai dan Menata Kemakmuran Masa Depan

849 views

SOLO (RiauInfo): Rangkaian acara Rakernas akan diawali dengan sambutan Gubernur Jawa Tengah, H Bibit Waluyo, Letjend (Purn), sebagai ucapan selamat datang kepadda delegasi rakernas IV PDI Perjuangan yang berasal dari DPD dan DPC Partai di seluruh Indonesia. 

Sambutan Bibit Waluyo sekaligus adalah menyapa dan mengucap selamat datang sebagai sesama anggota sekaligus kader terbaik PDI Perjuangan yang telah membuktikan diri dengan memenangkan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Hj Rustriningsih dalam pilgub Jawa Tengah yang didukung PDI Perjuangan dan memperoleh hasil yang signifikan, yaitu 43,4 persen.

Sambutan Ketua Panitia Rakernas IV akan disampaikan oleh Ketua DPP PDI Perjuangan, Puan Maharani. Laporan Ketua Panitia Rakernas, Mbak Puan Maharani, akan mengemukakan beberapa hal yang penting.

Hal yang pertama adalah kemajuan dan keberhasilan konsolidasi Partai sampai dengan Rakernas ini dilaksanakan, yang memberikan gambaran bahwa Rakernas IV ini merupakan bagian yang sangat penting untuk memasuki Pemilu Legislatif 2009.

Indikator kemajuan konsolidasi organisasi adalah keberhasilan mesin politik Partai, baik sebagai PDI Perjuangan, maupun PDI Perjuangan dan mengajak partai-partai lainnya, sebagai mesin politik Partai yang mampu menggerakkan seluruh elemen internal maupun meraih simpati dan dukungan masyarakat lainnya sehingga dapat memenangkan Pilkada Gubernur dan Pilkada Kabupaten/Kotamadya yang unggul di banding lainnya.

Eksekutif yang berasal dari Partai atau tokoh masyarakat yang menjadi pimpinan daerah hasil Pilkada selama ini secara langsung membangun citra Partai dan melaksanakan tugas pemerintahan yang bertujuan untuk mensejahterakan rakyat di wilayahnya masing-masing.

Indikator lainnya adalah kemampuan juang secara ideologis yang diperankan oleh Fraksi PDI Perjuangan di DPR RI dalam memerankan perannya sebagai oposisi yang berpijak pada sudut pandang bahwa pengelolaan, penyusunan dan evaluasi penggunaan APBN dan APBD yang harus tetap bertujuan untuk mensejahterakan rakyat.

Ini dilakukan tanpa henti dan secara terus menerus sebagai bagian dari pertanggungjawaban politik PDI Perjuangan dengan ideologi Pancasila 1 Juni 1945. Bagian berikutnya, Mbak Puan menegaskan tentang Rakernas IV ini.
Rakernas IV Partai merupakan forum PDI Perjuangan yang mengikutsertaka struktural Partai mulai dari DPP, Deperpu, DPD dan DPC untuk merumuskan kriteria calon Wakil Presiden yang utamanya adalah memenuhi parameter yang sesuai dengan jati diri, perjuangan, dan cita-cita PDI Perjuangan untuk mewujudkan kesejahteraan rakyat dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Ketua DPP PDI Perjuangan/Sekretaris Panitia Rakernas IV, tahun 2009, DR Ir Arif Budimanta, menegaskan bahwa pada saat pembukaan Rakernas yang digelar pagi hari ini, 27 Januari 2009, Ketua Umum akan menyampaikan pidato politik.
Rangkuman pidato politik akan memberikan penajaman-penajaman mengenai beberapa hal yang substansial terkait masalah kemasyarakatan dan kebangsaan di Indonesia. Setidaknya, dalam paparan pidato politik Ketua Umum memuat lima butir yang substansial.

Pertama, yang akan dibicarakan Ibu Mega dalam pidatonya besok adalah mengenai persoalan pembangunan mental bangsa, character and national building. Ibu Mega akan menguraikan skenario masa depan sasaran pembangunan mental bangsa, yang telah dimulai sejak beliau menjadi presiden.

Mbak Mega akan mengemukakan tentang program yang akan dilakukannya terkait pembangunan mental bangsa ketika beliau diberi kesempatan untuk memimpin bangsa ini, mental bangsa Indonesia seperti apakah yang akan dibangun untuk menunjang Indonesia di masa depan, sesuai dengan perkembangan jaman.

Butir kedua yang akan disampaikan Ketua Umum adalah terkait persoalan pembangunan ekonomi bangsa. Pada bagian ini Ketua Umum akan mengemukakan “Penataan Kemakmuran” Indonesia melalui 2 (dua) misi prioritas dan 8 (delapan) langkah utama.

Jadi, Mbak Mega menyampaikan kebijakan 2-8 (dua delapan).Maksudnya adalah 2 misi prioritas dengan 8 langkah utama. Pemikiran ini ditawarkan kepada seluruh masyarakat Indonesia, dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penentuan calon Wakil Presiden Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan serta memberikan gambaran tentang arsitektur pemerintahan ke depan, sekaligus memberikan ruang kepada seluruh komponen masyarakat untuk terlibat bersama-sama, bergotongroyong untuk mewujudkan cita-cita ini.

Selain itu Mbak Mega juga akan mendiskusikan tentang persoalan-persoalan internasional, khususnya tentang kebijakan luar negeri Indonesia, konflik Palestina-Israel, serta reformasi dan restrukturisasi PBB yang telah dimulai sejak beliau menjabat sebagai Presiden RI tahun 2001-2004, khususnya perluasan anggota tetap Dewan Keamanan PBB serta membangun solidaritas ASEAN dan ASEAN Plus dalam menghadapi dampak krisis global.

Butir keempat adalah yang berkaitan dengan konsolidasi internal Partai yang menekankan keharusan PDI Perjuangan memenangkan Pemilu tahun ini, karena Pemilu tahun ini merupakan sebuah proses perjalanan ideologis dan pendalaman demokrasi.

Esensinya adalah bahwa demokrasi itu sendiri untuk mewujudkan kemampuan mensejahterakan dan memakmurkan rakyat. Justru hal inilah yang paling penting dalam memaknai demokrasi. Sedangkan butir yang kelima atau yang terakhir adalah himbauan kepada seluruh kader PDI Perjuangan untuk bekerja keras memenangkan hati rakyat melalui Pemilu Legislatif 9 April 2009 ini.(ad/rls)

 

Posting Terkait