Padangpanjang Hingga Lembah Anai Longsor, Jalan ke Padang Putus Total

269 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Hujan lebat yang melanda Padagngpanjang dan sekitarnya, Selasa (30/3) menyebabkan terjadinya longsor di 15 titik di Silaiang Kariang Padangpanjang hingga Lembah Anai, Kabupaten Tanah Datar. Akibatnya jalur transportasi darat Bukittinggi-Padang via Padangpanjang putus total.


Berita ini menjadi headline Riau Pos edisi Rabu (31/3) berjudul “Longsor, Jalan Padang-Bukittinggi Lumpuh”. Harian ini menyebutkan dalam longsor ini dua jembatan amblas, yakni jembatan kembar menjelang Lembah Anai dari arah Padang, dan jembatan yang berada persis di depan air terjun Lembah Anai.

Sesosok mayat manusia ditemukan terdampar di pinggir pantai Dusu Deluk, Desa JAngkang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Kondisi mayat berjenis kelamin wanita itu terpotong-potong yang tinggal hanya pinggang hingga ke lutut. Berita ini menjadi headline Pekanbaru MX berjudul “Terdampar di Pantai Deluk, Mayat Wanita Terpotong”.

Ternyata tidak terlalu sulit bagi polisi untuk membekuk Gayus Tambunan, pegawak pajak yang terseret skandal makelar kasus pajak senilai Rp25 miliar di Mabes Polri. Tadi malam sekitar pukul 22.15 WIB, Gayus berhasil ditangkap di Singapura. Berita ini jadi headline Riau Mandiri berjudul “Gayus Ditangkap di Singapura”.

KPK kembali menangkap basah orang yang sedang bertransaksi suap kasus. Kali ini KPK menangkap seorang hakim, Ibrahim dan seorang pengacara, Adnen Sirait yang menyerahkan uang Rp300 juta kepada hakim tersebut. Berita ini menjadi headline Metro Riau berjudul “KPK Tangkap Hakim Nakal”.

Berita yang sama juga jadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Kepepet, Hakim Terima Suap”. Harian ini menyebutkan nota hitam aparat penegak hukum di Indonesia kian panjang saja. Setelah polisi dan jaksa diduga terlibat dalam praktik makelar kasus, kini seorang hakim tertangkap basah menerima suap.

Tidak terima dengan putusan Majelis Hakim PN Pasirpangaraian yang menenangkan PT EMA sebagai penggugat dalam kasus sengketa tanah, keluarga tergugat spontan mengejar kuasa hukum PT EMA serta merusak kaca jendela kantor PN Pasirpengaraian. Berita ini jadi headline Pekanbaru Pos berjudul “Warga Amuk Pengacara dan Rusak PN Rohul”.(ad)

Posting Terkait