Panitia Beberkan Syarat FBMD Bagi Peserta

486 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Festival Budaya Melayu Dunia (FBMD) 2007 yang diselenggarakan oleh Dinas Kebudayaan Kesenian Pariwisata Riau dan dibantu oleh tim bentukan dinas ini sebagai konsultan pendamping memberi syarat festival pada peserta.

Format acara festifal ini memiliki tujuan utama mempromosikan kebudayaan Melayu seperti lagu daerah, musik daerah, tarian daerah, makanan tradisional daerah dan benda-benda budaya serta permainan rakyat lainnya. Sedang format Karnaval bertujuan untuk mempromosikan keberagaman budaya nusantar dan dunia Melayu.

Panitia memberikan jadwal kedatangan seluruh kelompok peserta pada 4 Desember 2007 sebelum pukul 12.oo siang dan akan berangkat kembali pada 09 Desember. Sedang tempat kedatangan dan keberangkatan bagi peserta dijadwalkan untuk seluruh kelompok Nasional dan luar negeri yang menggunakan transportasi udara harus tiba dan berangkat di bandara SSK II Pekanbaru.

Bagi yang menggunakan sarana transportasi darat akan lansung diterima di penginapan atau hotel yang telah ditunjuk. Bagi peserta yang menggunakan transportasi laut akan dijemput di pelabuhan laut/sungai dan akan diantar ke penginapan.

Tentang perjalanan bagi tiap kelompok diwajibkan mengatur dan menaggung sendiri persiapan perjalanannya termasuk biaya transportasi. Namun panitia akan memfasilitasi transportasi sejak dari kedatangan peserta hingga keberangkatan peserta selama festifal berlangsung khusus areal dalam kota. Selain transportasi dalam kota selama festival berlangsung, panitia juga melayani akomodasi seluruh peserta seperti makan tiga kali sehari dan lain sebagainya.

Syarat lain bagi tiap kelompok adalah diharuskan tidak lebih dari 20 orang yang termasuk official, musisi dan penari dengan rasio official/penampil adalah 10/90 persen. Kelebihan jumlah orang pada kelompok adalah tanggung jawab kelompok untuk menanggung biayanya.

Setiap kelompok yang diundang harus mampu mempersiapkan pertunjukan 10, 15, 30 dan maksimal 45 menit yang mencakup tari atau musik daerah dan di akhir penampilan mengajak penonton terlibat bersama penari.

“Jika para peserta memahami syarat yang kita sediakan, khususnya dari penampilan kesenian yang mereka bawakan nantinya, acara ini akan semakin menarik dan profesional untuk mempresentasikan kebudayaan Melayu ke tengah publik,”harap Kepala Dinas Kebudayaan Kesenian Pariwisata Provinsi Riau, Joni Irwan saat dihubungi RiauInfo, Selasa (27/110 di Pekanbaru.(Surya)

 

Posting Terkait