PEDULI SESAMA IWARA – KEWA Riaupulp Gelar Malam Dana

320 views

Pangkalan Kerinci – Ikatan Wanita Riau Andalan (IWARA) bekerjasama dengan Kerinci Expatriate Women’s Association (KEWA) yang merupakan Asosiasi Istri Karyawan Asing Riau Complex PT. Riau Andalan Pulp And Paper (Riaupulp) menggelar Malam Dana IWARA. Kegiatan yang dihadiri jajaran manajemen APRIL Riau termasuk manajemen Riaupulp serta ratusan undangan yang terdiri dari karyawan lokal dan asing beserta keluarga ini dilaksanakan di Lapangan Tenis Riau Complex Pangkalan Kerinci, Jumat (10/11).


Ketua IWARA Riaupulp, Azrina Rudi Fajar didampingi PR Manager Nandik Sufaryono dan pengurus IWARA lainnya mengatakan, sebagai salah satu paguyuban di Riau Complex, IWARA merasa terpanggil untuk ikut membantu saudara-saudara kita yang sedang mengalami musibah terutama yang dialami oleh karyawan ataupun keluarga seperti kelainan kesehatan dan lain-lain. Oleh sebab itu, IWARA mewujudkan kepeduliannya dengan melaksanakan kegiatan malam dana. Menurut Azrina, penggalangan dana yang dilakukan IWARA telah berlangsung sejak beberapa waktu lalu dan tidak seluruhnya hanya diperuntukkan bagi karyawan dan keluarga saja akan tetapi juga masyarakat sekitar perusahaan ataupun masyarakat lainnya yang sedang mengalami musibah seperti penggalangan dana untuk korban kebakaran, korban gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Yogjakarta dan Jawa Tengah serta bencana yang sama di Pangandaran, Jawa Barat, jelasnya.

Guna mendukung kelancaran kegiatan ini, ujar Azrina, IWARA menjalin kerjasama dengan KEWA serta melibatkan seluruh paguyuban kedaerahan dibawah naungan Community and Religious Affair (CRA) Department Riaupulp. Keikutsertaan KEWA ini semata-mata didasarkan kesamaan salah satu misi yang diemban masing-masing organisasi yakni kepedulian sosial dibidang kesehatan ibu dan anak, ungkapnya.

Teknik pengumpulan dana yang dilakukan IWARA adalah dengan metode lelang. Setiap paket lelang yang dikemas dalam bentuk parsel yang berisi makanan dan minuman serta sovenir tersebut masing-masing dilelang dengan harga pembuka Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah). Dengan dipandu oleh MC, paket lelang tersebut kemudian dilepas kepada penawar dengan harga tertinggi. Dengan sistem lelang ini diharapkan jumlah dana yang terkumpul dapat lebih besar dari. Selain itu, IWARA juga menggelar Bazar dan pegelaran tarian tor-tor sebagai sarana penggalangan dana. “Mudah-mudahan bantuan ini dapat sedikit meringankan beban saudara kita yang sedang dilanda musibah. Selanjutnya, dana yang terkumpul ini akan diserahkan IWARA kepada Pundi Amal Karyawan APRIL Riau (PAKAR) untuk diteruskan kepada orang yang berhak menerimanya, tambah Azrina.

CRA Officer yang juga Ketua Harian PAKAR, Mabrur AR menjelaskan dana yang terkumpul dalam dompet PAKAR ini berasal dari sumbangan karyawan dan warga Riau Complex, antara lain seperti yang dilakukan IWARA. Setiap waktu CRA Department yang memayungi empat belas paguyuban kesukuan dan keagamaan di Riau Complex dan Tim PAKAR senantiasa menghimbau seluruh warga Riau Complex untuk mengumpulkan sumbangan dengan harapan dana PAKAR dapat terus mengalir dari donatur warga Riau Complex. Sewaktu-waktu dana ini dapat digunakan untuk saudara kita yang sedang mendapat musibah. Dana PAKAR ini digunakan untuk tanggap darurat, karena kalau menunggu dana yang terkumpul membutuhkan waktu yang lama, tuturnya.

Ditambahkan Mabrur, setiap dana yang terkumpul melalui PAKAR akan ditambah dengan metode One to Two Dollar sebelum diserahkan kepada yang berhak menerimanya. Sebagai contoh, dana yang berhasil terkumpul dalam kegiatan Malam Dana IWARA setelah dipotong biaya operasional adalah sekitar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah). Setelah diserahkan kepada PAKAR, dana ini akan ditambah menjadi Rp. 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah). Penambahan ini merupakan kebijaksanaan manajemen APRIL dalam upaya ikutserta meringankan beban dan kesulitan yang sedang dialami karyawan dan keluarga serta masyarakat lainnya, ungkap Mabrur.

Malam Dana IWARA yang berlangsung meriah tersebut dihibur tarian tradisional dari masing-masing paguyuban serta beberapa negara asal karyawan asing yang bekerja di Riau Complex.

Posting Terkait