Pegawai Chevron Gelar Aksi Donor Darah

389 views
news5136PEKANBARU (RiauInfo) – Lebih dari 160 pegawai PT Chevron Pacific Indonesia (CPI) dan mitra kerjanya hari ini menggelar aksi donor darah di lingkungan Facility Operations, Heavy Oil, di Duri.

Acara bakti sosial yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan PMI Dumai, Puskesmas Duri dan Medical Chevron Duri ini merupakan agenda tahunan tim Facility Operations dalam bidang Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Lindungan Lingkungan. Turut hadir dalam kesempatan ini wakil PMI Ranting Kecamatan Mandau yang baru diresmikan beberapa bulan lalu.

Dalam sambutannya, Manager – Facility Operations, Heavy Oil, Bramantyo Prakoso mengatakan bahwa acara donor darah tersebut digelar sebagai wujud kepedulian dan kesetiakawanan sosial para pegawai Chevron dan mitranya terhadap masyarakat sekitar.

Ia mengajak para pegawai lainnya untuk mendonorkan darahnya secara teratur, karena setetes darah sangat berharga bagi mereka yang membutuhkan. Pada kesempatan ini terkumpul 166 kantong darah.

Februari lalu, para pegawai dan mitra kerja CPI di Production, Heavy Oil, juga melaksanakan kegiatan serupa dan berhasil mengumpulkan sekitar 100 kantong darah. Sama seperti yang dilakukan oleh Facility-Operation Team, tujuannya adalah membantu masyarakat di sekitar daerah operasi yang membutuhkan sumbangan darah.

Untuk mendukung tugas kemanusiaan ini, CPI juga menyumbangkan sebuah gedung (akhir 2005), sebuah mobil transfusi darah dan seperangkat peralatan laboratorium Unit Transfusi Darah (awal 2007) kepada PMI Dumai untuk dimanfaatkan masyarakat kota Dumai dan sekitarnya.

Tahun lalu, Unit Transfusi Darah PMI Cabang Dumai mencatat adanya peningkatan permintaan darah sementara stok darah justru menunjukkan penurunan. Dari 15 kantong yang ditargetkan per hari, hanya sekitar 3 kantong yang bisa didapat. Tahun ini, PMI berharap bisa meningkatkan perolehan darah menjadi 5 kantong per hari.

Selama ini, PMI Dumai yang melayani permintaan darah dari Dumai, Duri, Bengkalis dan sekitarnya, dan bahkan dari Pakning, rata-rata memerlukan 10 hingga 15 kantong darah per hari. Dari total kebutuhan itu, PMI Dumai bisa menyediakan sekitar 40% dari volume yang dibutuhkan.

Dari jumlah darah yang dibutuhkan itu, sebagian besar digunakan untuk menolong ibu-ibu yang melahirkan, baik yang kekurangan darah saat melahirkan dengan proses normal maupun lewat operasi caesar. Sedangkan sisanya digunakan untuk menolong korban kecelakaan maupun untuk keperluan operasi lainnya.

CPI berharap kegiatan ini mengetuk hati semua pihak untuk melakukan hal yang sama, membantu mengurangi risiko kematian bagi mereka yang membutuhkan transfusi darah.(ad/rls)




Posting Terkait