Penerbangan Perdana Riau-Malaka Berjalan Mulus

497 views
PEKANBARU (RiauInfo) – Setelah boing 737-500 milik Riau Airline sukses melakukan terbang perdana komersil dengan rute Pekanbaru-Tj. Pinang-Natuna. Jum’at (7/1) Riau Air kembali terbang dengan rute Internasional Pekanbaru-Malaka. Dari pantauan MR yang turut dalam rombongan, prosesi terbang perdana pesawat Boing 737-500 dengan Rute tersebut berjalan mulus.

Turut dalam rombongan, Gubernur Riau HM Rusli Zainal didampingi Ny. Septina Primawati Rusli, Ketua DPRD Riau Johar Firdaus, Dirut Riau Air Teguh Trianto dan jajaran, Kepala Dinas Perhubungan Riau Ruslaini Rahman, Kepala Kesbangpolinmas Zulkarnain Kadir, Karo Ekonomi Adizar, Karo Humas Sekdaprov Riau Chairul Rizki, sejumlah Kepala Dinas dan Badan dilingkunga Pemprov Riau dan belasan wartawan dari berbagai media baik cetak maupun elektronik.

Pesawat Boeing 737-500 sewaan dari Aero Nusantara Indonesia (ANI). Berangkat tepat pukul 14.40 WIB dengan tujuan Malaka. Pesawat membawa 64 penumpang Landing tepat pukul 15.12 WIB di Lapangan Terbang Antar Bangsa Malaka. Berdasarkan pantauan wartawan, mulai Take Off hingga Landing berjalan mulus. Seperti yang diutarakan salah seorang penumpang.

Maskapai berbadan besar yakni Boeing 737-500 yang sudah melewati tahapan uji coba rute (proofing Flight) dari Dirjen Perhubungan Udara ini berhasil membawa robongan dari Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru menuju dan kembali ke Pekanbaru dengan mulus.

Hal itu juga diakui oleh penumpang yang berkesempatan berbincang langsung dengan Gubernur Riau HM Rusli Zainal. Penumpang terlihat sumringah merasakan karena merasa aman dan nyaman.

Kedatangan rombongan telah disambut oleh Ketua Mentri Malaka Datuk M. Ali Rustam dan rombongan. Ali Rustam berharap dengan beroperasinya Rute Riau Air ke Malaka dapat memberikan perubahan besar kapada Riau dan Malaka.

“Kami berharap boing 737-500 Riau Air dapat terbang tiap hari ke Malaka dan menjadikan Pekanbaru sebagai pintu gerbang penghubung Malaka dan Indonesia,” Ujar Ali Rustam yang mengakui kalau orang Malaka senang berlibur ke Bandung.

Sementara Gubri HM Rusli Zainal mengharapkan Riau Air dapat meningkatkan kerjasama antara Riau dan Malaka. Sehubungan dengan telah dikeluarkannya izin operasi dari Dirjen Perhubungan RI Kedepan Riau Air akan mengembangkan pengoperasian Riau Air bukan hanya Indonesia tetapi Internasional. “Ini juga salah satu penghubung pemersatu antara Riau dengan negara IMTGT. Dalam rangka Implementasi dibidang transportasi,” ujar Gubri.

Pada kesempatan itu Gubri juga mengucapkan terima kasih atas fasilitas bandara Internasional dari Pemerintah Malaka untuk Riau Air. Kedepan diakui Gubri Riau Air akan meningkatkan maskapai penerbangannya. “2011 Paling kurang kita akan mengadakan lagi sedikitnya 10 pesawat, kini masih dalam tahap negosiasi untuk melayani rute penerbangan antar bangsa seperti Malaka-Thailand, lebih kurang 60 Flight perhari,” ujar Gubri

Lebih jauh dikatakan Dt. Ali Rustam Riau Air memiliki makna besar bagi Malaka dalam mempercepat perekonomian antar negara. “Riau Air dapat melancarkan kegiatan berbagai bidang. permulaan baru yang amat besar artinya dalam menuju Malaka-Riau 2020. Sekaligus dapat merapatkan hubungan yang baik antara rakyat dan menjadi kerjasama antar daerah yang dibanggakan,” Jelas Ali Rustam

Sekedar informasi Pesawat Riau Air akan melayani Rute Pekanbaru-Malaka 3 kali seminggu, rencananya juga akan membuka jalur langsung Malaka-Pekanbaru-Jakarta

Sekedar informasi sebelumnya berbagai persoalan menerpa maskapai kebanggaan masyarakat Riau yang didirikan sejak 2002 lalu. Mulai dari sulitnya keuangan untuk biaya operasional, terbelit hutang, hinggamasalah managemen membuat Riau Air Lines (RAL) berganti nama menjadi Riau Air.

Pada awal pendiriannya, Riau Airlines difokuskan untuk menjadi jembatan udara yang menghubungkan daerah-daerah di Riau yang memang memiliki banyak infrastruktur bandara di kota dan kabupaten baik di Riau daratan maupun kepulauan.

Kini dengan Pesawat Boing 737-500 yang dimilikinnya Riau Air Optimis akan menjadi maskapai penerbangan milik daerah pertama dan menjadi jembatan udara yang kokoh dan menghasilkan laba demi kesejahteraan masyarakat Riau.

Seiring dengan kemajuan waktu dan tuntutan pasar, RAL mulai untuk membuka jalur penerbangan baru yang potensial, yang menghubungkan kota-kota di Riau dengan kota lain di luar Riau Tute Domestik yang dilayani seperti Bandung, Pekanbaru, Jakarta (Bandara Halim Perdana Kusuma dan Soekarno Hatta) bahkan sampai ke negara tetangga Malaysia.(ad)

 

Posting Terkait