PEPARNAS XIV RIAU 2012 Solo Kirim 18 Paralimpian ke Peparnas Riau

412 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Kota Solo memberangkatkan 18 paralimpian (sebutan atlet difabel-red) ke ajang Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XIV di Riau, 8-13 Oktober mendatang. Sepuluh di antara atlet-atlet tersebut menjadi tumpuan Kota Bengawan untuk meraih medali.

“Kesepuluh atlet kami menjadi tumpuan meraih medali mengingat kapasitas mereka yang pernah mengikuti Asean Para Games (APG) di Solo, 2011 lalu,” kata Ketua Bidang Manajemen Pengembangan NPCs Surakarta Bangun Sugito, Selasa (2/10).

Kesepuluh atlet tersebut termasuk dirinya yang merupakan atlet tenis meja, terdiri dari Bambang Wahono (atletik), Dony (balap kursi roda), Iswayanto (bulu tangkis), Boaspa (bulu tangkis), Joko Sutrisno (panahan) dan Wawan Widianto (tenis meja). Kemudian Suwarti (tenis meja), Fredy (bulu tangkis) serta Orsita Muslim (tenis meja). “Di APG lalu rata-rata kami mampu meraih medali bagi Kontingen Indonesia,” imbuhnya.

Ke-18 atlet difabel tersebut, sambung Presiden NPCs Surakarta, Kliwon Wiryo Utomo berasal dari lima atlet cabang atletik. Kemudian tiga atlet masing-masing untuk cabang renang, tenis meja serta bulu tangkis. Lalu dua atlet di voli duduk ditambah setiap satu atlet di tenis panahan dan angkat berat.

“Kami absen di cabang boling, catur dan tenis kursi roda karena memang tidak memiliki atlet di sana,” jelas Kliwon sesudah acara pelepasan atlet NPCs Solo yang berangkat ke Peparnas di Balai Kota.

Disinggung soal target keseluruhan, Kliwon mengaku bahwa para atlet Solo diharuskan mampu meraih medali dalam Peparnas tersebut. “Makanya yang kami berangkatkan ke Riau adalah mereka yang diprediksi meraih minimal perak,” ungkapnya.

Selanjutnya, 18 atlet difabel Solo akan bergabung dengan kontingen Jateng untuk berangkat ke Bumi Lancang Kuning, Jumat (5/10) lusa. Sementara itu dalam pesannya Sekretaris Daerah (Sekda) Surakarta Budi Suharto berpesan kepada para atlet untuk bisa membawa nama baik Kota Solo. Termasuk menunjukkan keramahan warga Kota Bengawan di tanah Sumatra.

Posting Terkait