PEPARNAS XIV RIAU Belajar Semangat Hidup dari Paralimpian

465 views

PEKANBARU (RiauInfo) – PENASARAN, satu kata yang membuat ratusan orang setiap harinya memadati Gelanggang Olahraga ( GOR ) Tribuana Pekanbaru, bagaimana tidak, karena di sini saat ini sedang digelar rangkaian pertandingan Vollyball duduk, dalam rangka pekan paralimpik nasional ( Peparnas ) XIV.

Kata penasaran ini pula yang diungkapkan Budi seorang PNS pada kantor walikota pekanbaru, kepada penulis ia mengatakan ini merupakan kali pertama dia menyaksikan pertandingan yang khusus dilakukan oleh paralimpian (sebuatan untuk penderita cacat).

”Asyik juga yach, semangat bertandingnya itu lo,” ujar Budi sambil terus berterik “Riau Riau Riau” untuk menyemangati kontingen Riau yang sedang bertanding melawan Kontingen Jabar.

Tadinya lanjut Budi ia berfikiran pertandingan ini dilakukan oleh paralimpian sambil duduk diatas kursi roda, ”Tapi rupanya sambil ngesot ”.

Beda dengan Budi, Jafrizal seorang guru pada Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Pekanbaru sengaja meminta para muridnya untuk menyaksikan pertandingan Vollyball duduk ini setelah usai jam sekolah, kepada penulis ia menuturkan banyak hal positif yang bisa diambil dari berbagai pertandingan dalam rangka peparnas ini.

Menyaksikan paralimpian bertanding bisa membangkitkan motivasi bagi para siswa, semangat bertanding, kekompakan, tidak mudah putus asah dengan segala keterbatasannya menurutnya merupakan spirit yang bagus bagi para siswanya ”Jadi kita yang ngakunya normal harus banyak belajar kepada mereka yang serba terbatas itu ” ujar sang guru.

Vollyball merupakan salah satu olahraga favorit di Indonesia, meskipun prestasi Indonesia tidak begitu mengembiarakan dalam cabang olahraga ini, namun olahraga ini dimainkan dihampir setiap pelosok negeri. Setiap pertandingan yang digelar dipastikan menjadi perhatian warga. Berbeda dengan olahraga Vollyball Duduk, olahraga ini hanya dimainkan dikalangan terbatas paralimpian saja.

Secara peraturan olahraga volley duduk ini memang mengacu dengan peraturan volleyball biasa, dimana dimainkan oleh 6 orang dalam 1 Tim, bahkan istilah yang dipergunakanpun sama, seperti service, smash, tosser dan lain sebagainya, peraturan yang dipergunakan juga sama dengan game 25 point setiap set nya. bedanya bagi paralimpian permainan ini dilakukan sambil duduk, dan ukuran lapangan sedikit lebih kecil, dengan ketinggian net sekitar 1 meter.

Menyaksikan paralimpian yang bertanding dalam pertandingan volleyball duduk ini, kadang kala membuat mata kita berkaca-kaca menahan haru, apalagi ketika rawut kekecewaan terpancar jelas diwajah paralimpian yang gagal dalam pertandingan. Namun keharuan juga bisa terjadi ketika paralimpian meluapkan rasa gembiranya dengan berbagai selebrasi yang mereka lakukan, dengan keterbatasannya paralimpian berupaya menunjukan kegembiraannya.

Mereka menikmati permainan ini, ujar Helena seorang ibu rumahtangga yang menonton pertandingan ini, ”sengajo awak baok anak awak nonton volly bia samangaik iduaknyo muncua” tuturnya sambil menunjuk anaknya yang berusia remaja yang terpaksa harus diamputasi akibat kecelakaan lalulintas beberapa waktu lalu.
Jadi tunggu apalagi, segera cari tau venue-venue pertandingan cabang olahraga dalam peparnas XIV’ ajak serta seluruh keluarga anda menyaksikan pertandingan itu, karena banyak hal yang dapat dipelajari dari saudara-saudara kita ini. Dibawa matahari tidak ada yang sempurna. *(JK 1/E1)

Posting Terkait