Pertandingan Takraw Massal Bakal Masuk Rekor Muri

290 views

BENGKALIS (RiauInfo) – Salah satu kegiatan yang telah dipersiapkan dan bakal digelar pada acara pembukaan The 1st Asian Open Sepaktakraw Championship (Kejuaraan Sepaktakraw se-Asia) yang digelar di Bengkalis, 23-28 Juni mendatang adalah pertandingan sepaktakraw massal. 

Menurut H Hasraf Saili selaku panitia yang bertanggungjawab untuk kegiatan sepaktakraw massal ini, pertandingan yang akan diikuti sekitar 2.000 peserta itu, akan dipusatkan di pantai pasir Bandar Sri Laksamana Bengkalis.

“Pertandingan ini memang digelar untuk memeriahkan acara pembukaan ivent The 1st Asian Open Sepaktakraw Championship dan akan dilaksanakan pada 150 lapangan secara serentak”, jelas Hasraf, belum lama ini.

Masih kata Hasraf, ke-2.000 atlit tersebut, selain direkrut dari para pelajar juga diambil dari para atlit klub-klub sepaktakraw yang ada di desa/kelurahan. Khususnya di Kecamatan Bantan dan Bengkalis.

Terkait dengan rencana tersebut, berdasarkan keterangan yang berhasil dihimpun, pertandingan sepaktakraw massal yang di tanah air baru pertama kali dilaksanakan dalam jumlah besar itu, sesuai rapat dewan pertimbangan MURI, akan dicatatkan dalam Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Konon untuk makasud tersebut, yayasan nirlaba yang berpusat di Semarang (Jawa Tengah) tersebut telah mengirimkan surat kepada Pemkab Bengkalis. Yaitu, melalui surat nomor 0242/jskur/MURI/2007. Surat tertanggal 29 Mei 2007 ditandatangani Paulus Pangka SH, selaku manager.

Melalui surat itu, pihak MURI akan menanugerahkan rekor dengan nama ‘Lapangan Sepak Takraw Terbanyak, 150 Lapangan’. Tentunya, apabila pertandingan sepaktakraw massal itu nantinya memenuhi segala persyaratan yang diperlukan untuk sebuah rekor Muri.

Dan untuk itu pula, dalam surat tersebut pihak yayasan MURI menyatakan akan datang ke Bengkalis guna menyaksikan langsung saat pertandingan sepak takraw massal itu dilaksanakan ketika acara pembukaan kejuaraan yang direncanakan bakal dibuka Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Adhyaksa Dault tersebut.

Sebagaimana telah dipublikasikan sebelumnya, disamping diikuti seluruh negara di Asia Tenggara, turnamen itu juga akan diikuti negara Asia lainnya. Seperti China, Jepang, Sri Langka dan Korea Selatan dengan jumlah peserta dari luar negeri diperkirakan sekitar 350 orang.

Ketika dikonfirmasi melalui Kabag Humas Pemkab Bengkalis, Johansyah Syafri,, Bupati Bengkalis H Syamsurizal mengatakan belum mengetahui rencana MURI tersebut. “Sampai hari ini saya belum mengetahuinya. Namun, kalau memang demikian kita sangat menyambut baik hal itu”, jelas Ketua Umum Pengurus Besar Sepaktakraw Indonesia (PB PSTI) ini.

Ditambahkan Syamsurizal, dia justru baru mengetahuinya dari para wartawan. “Apa memang betul?. Saya sendiri baru mengetahui hal ini dari rekan-rekan wartawan”, ungkap Syamsurizal sebagaimana dikutip Johansyah saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (30/5) kemarin.

Pengakuan senada juga diungkapkan Hasraf. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bnegkalis ini juga mengakui belum mengetahui rencana MURI itu. “Betul. Hingga saat ini saya belum memperoleh informasi dimaksud. Kalau memang benar, kita tentu akan menyambut baik rencana MURI”, kata Hasraf, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya kemarin.

 

Posting Terkait