Petani Dihantam Pakai Granat, Perampok Bawa Lari Rp 288 Juta

166 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Aksi perampokan disertai kekerasan terjadi di desa Kayu Aro, Kecamatan Kampar Utara, Kampar, empat anggota kawanan bandit merampok kelompok Tani Setia Jaya, Sabtu (5/7) sekira pukul 12.30 WIB. Dalam aksinya, perampok berhasil menyikat uang kelompok tani sebanyak Rp288.514.000 dari tangan 3 pengurus kelompok tani.

Informasi yang diterima dari sejumlah sumber dan pihak Polsek Kampar menyebutkan bahwa peristiwa itu berawal ketika Ketua Kelompok Tani, Samulyono (35) bersama wakil ketua, Karsono (31) dan Sekretaris Kelompok Tani, Budi (25) baru saja mengambil uang kelompok tani dari KUD setempat, lalu mereka berjalan menuju rumah Karsono yang juga wakil ketua kelompok tani tersebut.

Saat mereka sibuk menghitung uang, tiba-tiba terdengar bunyi sepedamotor datang dan tak lama berselang terlihat 4 orang laki-laki tak dikenal mengendarai dua unit sepedamotor, berhenti di depan rumah Karsono, dua laki-laki turun dan masuk ke dalam rumah, sedang dua pengendaranya menunggu di luar dengan posisi sepedamotor tetap hidup.

Tiga pengurus kelompok tani yang juga warga Desa Kayo Aro ini tidak menyadari apa yang akan terjadi, dua pria yang masuk ke dalam rumah secara tiba-tiba menodongkan senjata api kepada ketiga korban.
Kondisi itu membuat ketiga korban tak bisa bertindak cepat, sambil menodongkan senjata api, kedua bandit ini dengan leluasa mengambil uang yang masih tersusun rapi di lantai.

Saat salah satu pelaku sibuk memungut uang di lantai, Budi sekretaris kelompok tani mencoba bangkit melawan, tapi gagal karena salah satu pelaku tiba-tiba mengeluarkan sebuah granat dan menghantamkan ke kepala Budi sehingga korban terjatuh.

Selanjutnya kedua pelaku kabur keluar rumah dan tancap gas meninggalkan ketiga korban yang masih terduduk lemas. Peristiwa perampokan yang terjadi di siang bolong itu baru diketahui warga setempat setelah para pelaku kabur dan baru terdengar jerit dan keributan.

Kapolres Kampar AKBP HM Zainul Muttaqien yang dikonfirmasi melalui Kapolsek Kampar AKP Sumarno, ia menjelaskan bahwa dari informasi yang disampaikan saksi serta korban, para pelaku diperkirakan lari menuju Desa Sibuak, Kecamatan Bangkinang Seberang.

”Kita sedang memintai keterangan para saksi, besar dugaan pelaku sudah memahami situasi wilayah tersebut, dan aktifitas serta gerakan korban sepertinya sudah diketahui para pelaku. Kita sudah meminta keterangan sejumlah saksi. Kami berharap kepada seluruh masyarakat untuk selalu berhati-hati bila membawa uang dalam jumlah besar maupun barang-barang berharga lainnya,” ujar Kapolsek.(q)



Posting Terkait