PWI Riau Gelar Diskusi Panel Budaya Melayu

504 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Jika tak ada aral melintang, Rabu (5/9) pekan depan, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Riau menggelar Diskusi Panel Terbatas Budaya Melayu bertajuk ‘Tanggung Jawab Media Massa di Riau terhadap Eksistensi Budaya Melayu’ bertempat di Gedung Riau Communication Institute Jalan Setia Maharaja Pekanbaru.

Menurut Ketua Panitia Pelaksana Mario Abdillah Khair SH, diselenggarakannya diskusi ini dilatarbelakangi kekhawatiran datangnya era yang mengalami perubahan-perubahan akibat pengaruh interaksi antarbangsa dan derasnya arus informasi tanpa batas.

Disadari atau tidak, kata dia, proses interaksi serta bebasnya arus informasi dan komunikasi imbas kemajuan teknologi dan informatika (TI) memungkinkan terlepasnya kontrol dan nilai-nilai baik sebagai orang yang beragama maupun jati diri sebagai bangsa yang menjunjung tinggi adat dan adab. “Ekses negatif itu, jelas, merupakan ancaman serius bagi eksistensi kebudayaan Melayu,” ujarnya.

Diskusi yang diikuti Anggota PWI dan utusan media massa dengan jumlah maksimal 40 orang itu akan menghadirkan tiga panelis yaitu Budayawan DR (HC) H Tenas Effendy yang mengulas “Kebudayaan Melayu Hari Ini”, Kepala Dinas Kebudayaan, Kesenian dan Pariwisata Riau dengan topik “Strategi Pemerintah Provinsi Riau ‘Memelayukan’ Dunia” serta Makmur Hendrik yang membahas “Komitmen Media Massa di Riau ‘Memelayukan’ Dunia”.

Sementara itu, Ketua PWI Cabang Riau H Sutrianto mengatakan, Diskusi Panel Budaya Melayu merupakan kegiatan ketiga yang digelar organisasi ini dalam kurun waktu sebulan. Sebelumnya, pada 15 Agustus dilaksanakan Workshop Pendidikan Pemilih Berbasis Jurnalistik dan kegiatan yang baru berlangsung Sabtu (25/8) lalu ialah Pelatihan Fotografi, bekerja sama dengan Harian ‘Riau Mandiri’. “Setelah ini kita juga akan melaksanakan Workshop Wartawan Pariwisata,” demikian Sutrianto.(ad/rel)

 

Posting Terkait