Rusli Zainal Belum Penuhi Panggilan KPK

59 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Gubernur Riau HM Rusli Zainal belum memenuhi panggilan KPK di Jakarta. Dia dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi penerbitan Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Katu Hutan Tanaman dan gratifikasi di Siak dengan tersangka Bupati Siak, Arwin AS.

Berita ini menjadi headline Tribun Pekanbaru edisi Selasa (8/9) berjudul “Gubri Belum Penuhi KPK“. Dalam berita ini Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan seharusnya Rusli diperiksa KPK Senin (7/9). Namun hingga kemaren sore, Rusli tidak hadir tanpa keterangan apapun.

Aksi perampokan bersenjata api yang terjadi Senin siang kemaren di rumah seorang guru Bahasa Inggris SMA Darmaloka, Pekanbaru di Perumahan Komplek Bambu Kuning, Jalan Bambu Kuning menjadi berita utama Pekanbaru MX hari ini. Berita itu brjudul “Rumah Guru SMA Dirampok“.

Walikota Pekanbaru Herman Abdullah mengaku pusing dengan ulah para calo yang beroperasi dalam angkutan lebaran. Calo ini muncul karena adanya terminal bayangan di beberapa tempat di Pekanbaru. Berita ini menjadi headline Pekanbaru Pos hari ini berjudul “Wako Pusing Ulah Calo“.

Rubrik Dedah Koran Riau hari ini mengenai sikap KPK yang belakangan ini getol mengintip putra Riau dalam kasus korupsi. Sehubungan hal itu KPK diminta bersihkan dirinya dulu, sebabn ada tudingan putra Riau jadi sasaran saja. Berita ini berjudul “Putra Riau Sasaran Kasus“.

Fungsi pengawasan legislatif terhadap eksekutif diyakini akan semakin kuat jika melihat pada komposisi partai maupun kualitas anggota legislatif di DPRD Riau periode 209-2014. Hal ini menjadi berita utama Riau Mandiri hari ini berjudul “Kontrol Legislatif Menguat“.

Kecelakan yang dialami sebuah pesawat TNI dan menewaskan 4 orang menjadi headline Riau Pos hari ini. Dalam berita berjudul “Pesawat TNI Jatuh Lagi, 4 Tewas” disebutkan pesawat jenis Nomad itu jatuh di tengah tambak di daerah Mentadau, Kecamatan Sikatak, Kabupaten Bulungan, Kaltim.

Berita yang sama juga jadi headline Metro Riau berjudul “Pesawat TNI Jatuh Terbelah“. Dalam beritanya disebutkan, sebelum jatuh pesawat tersebut sempat dinyatakan hilang kontak sekitar pukul 13.00 WITA. Pesawat baru diketahui jatuh sekitar pukul 14.30 WITA.(ad)

Posting Terkait