Sangat Memuaskan, Ilyas HU Raih Gelar Doktor

Dr. H. Ilyas HU, SH MU bersama keluarga dan Guru Besar  Unisba usai sidang promosi doktor (Custom)

BANDUNG (RiauInfo) – Ketua Fraksi Gabungan Nasdem Hanura DPRD Riau, H. Ilyas HU, SH., MH meraih gelar Doktor setelah mempresentasikan disertasinya bertajuk, “Fungsi Pengawasan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota Se-Propinsi Riau Dalam Mewujudkan Good governance,” pada Senin pagi (12/1) di Kampus Universitas Islam Bandung.

Dalam sidang Promosi Doktor yang dipimpin Rektor Unisba, Prof. Dr. dr. H.M.  Thaufiq S. Boesoirie, MS, Sp., THT-KL (K), Ilyas HU dengan cerdas dan tangkas mampu menjawab beragam pertanyaan yang disampaikan oleh openen ahli yang terdiri dari Prof. Dr. H. Day Ravena, SH, MH, Prof Dr. H. Toto Tohir, SH, MH, Prof Dr. Hj. Mella Ismelina FR, SH, Mhum, Prof Dr. Hj. Ellydar Chaidir, SH, MHum, Dr. efik Yusdiansyah, SH, MH, Dr. H. Asyhar Hidayat, SH, MH, Dr. H. Syaifuddin Syukur, M.CL.

“Atas prestasi Saudara Promevendus dalam mempresentasikan disertasi dan menjawab berbagai pertanyaan yang disampaikan openen ahli, Saudara dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan,” kata Rektor Unisba di akhir sidang yang disambut tepuk tangan audien yang hadir.

Selama lebih satu jam, Ilyas HU menyampaikan presentasinya tentang Fungsi Pengawasan DPRD Kabupaten/Kota. Dalam hasil penelitiannya, putera kelahiran Air Tiris berusia 60 tahun itu mengatakan, ditemukan adanya fungsi pengawasan yang tidak berjalan efektif, seperti pelaksanaan peraturan daerah. Bahkan, katanya, tanpa sadar dewan juga mengesahkan perda-perda tertentu yang bertentangan dengan peraturan perundangan lebih tinggi. “Secara umum pelaksanaan fungsi Pengawasan DPRD di kabupaten dan kota di Riau telah memberi kontribusi mewujudkan tata pemerintahan yang baik dalam sektor ekonomi, pelayanan publik dan politik di bumi Lancang Kuning,” ujarnya.

Dalam melaksanakan fungsi pengawasan, ditemukan pula hubungan DPRD dengan Kepala Daerah yang dihadang sejumlah kendala untuk mewujudkan good governance. Ini, lanjut Ilyas HU, terlihat pada sidang-sidang yang sulit memenuhi kuorum. Kendala lain, konflik antara anggota DPRD dengan sekretariat DPRD selaku administrator dewan. “Dalam hal tertentu juga terjadi kepentingan antara tugas dengan political interest anggota secara pribadi yang berakibat memunculkan konflik massif,” jelas HU kepada para guru besar.

Karena itu, jelasnya, perlu pengaturan yang lebih tegas dan rinci tentag fungsi pengawasan DPRD Kabupaten/Kota sehingga anggota dewan disamping disiplin bertugas juga memiliki batasan dan kewenangan yang jelas.

Sidang Promosi Doktor Ilyas HU ini dihadiri oleh anggota DPRD Riau, Yulianti Chaidir dan Taufiqqurrahman, Ketua DPRD Kampar, Ahmad Fikri, SAg, dan Ir. Zulfan Azmi, ST, Ketua SPS Riau yang juga Dosen FH UIR, Dr. H. Syafriadi, SH, MH, Dosen Unilak, H. Aliar Syam, SH, MH, termasuk istri dan anak-anak Ilyas HU. (*/Relis)

Posting Terkait