Satpol PP Diminta Tidak Main Tangkap-Lepas

527 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Razia yang digelar oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Pekanbaru ke lokasi-lokasi yang diduga sebagai tempat prostitusi, seperti ke Panti Pijat, salon dan lain sebagainya, hendaknya pelaku yang terjaring ditindak tegas atau diproses secara hukum.

Menurut Ketua Komisi I Sondia Warman, Kamis (19/6) di Balai Payung Sekaki, jika razia yang digelar oleh Satpol PP tanpa dibarengi dengan tindakan tegas, akan membuahkan hasil nol besar. Pelaku yang terjaring, setelah ada jaminan dibebaskan akan kembali beroperasi sesuai bidang yang digelutinya selama ini.

“Sia-sia dong razia yang digelar oleh Satpol PP, seperti ke Jondul beberapa waktu lalu. Ditangkap, tapi setelah ada jaminan kembali dibebaskan,” tegas Sondia tidak setuju dengan adanya pelepasan tersangka mesti telah ada jaminan oleh pihak ketiga.

Menurut Sondia, pekerja dan pemilik Panti Pijat dan Salon yang tidak sehat hendaknya ditangkap dan diproses secara hukum. Apalagi, jika tersangka telah terjaring razia beberapa kali terkait dengan kasus yang sama.

Pada saat tertangkap pertama kalinya, tentu sebelum pembebasan mereka diminta berjanji dulu untuk tidak lagi mengulangi perbuatannya, baik itu sebagai germo,

pekerja seks, maupun pekerja pijat plus dan lain sebagainya.. Tapi ternyata masih terjadi untuk kedua bahkan ketiga kalinya, ini tidak boleh dibiarkan, tapi mesti diproses secara hukum, paparnya.

Lebih lanjut Sondia menegaskan, jaminan dalam hukum tidak berlaku secara berulang-ulang, jika jaminan tersebut dilakukan berulang-ulang maka hukum bisa dipermainkan seenaknya. Untuk itu, Sondia sangat tidak setuju dengan jaminan yang berulang-ulang tersebut.

Razia digelar untuk menambah uang saku Sondia mengatkan, hal tersebut tidak dibenarkan sama sekali. Karena pelaku pelanggaran hukum harus di tindak secara tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kalau memang ada indikasi seperti itu, masyarakat harus segera melaporkannya ke pihak yang berwajib, atau bisa juga ke komisi I DPRD Pekanbaru untuk ditindaklanjuti secara bersama. Karena apa yang dilakukan tersebut, sama sekali tidak sejalan dengan amanat yang telah dilimpahkan kepada mereka,” katanya tegas. (muchtiar)



Posting Terkait