Sekelompok Massa Berniat Gagalkan Munas Golkar

492 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar mulai menunai ancaman. Sekelompok massa berniat menggagalkan helat di Riau, datangnya dari luar wilayah Bumi Lancang Kuning. Meskipun ini baru sebatas SMS, namun panitia diminta jangan patah arang.

Hal ini menghiasi rubrik Dedah Koran Riau edisi Selasa (29/9) berjudul “Munas Golkar di Riau, Panitia Mulai Menuai Ancaman“. Harian ini menyebutkan ancaman tersebut sempat masuk ke handphone Ketua Organizing Committe (OC) Munas Partao Golkar, H Indra Muchlis Adnan.

Kebakaran maut yang menewaskan satu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak di Jalan Rajawali, Pekanbaru, Senin (28/9) pukul 05.00 Wib menjadi headline Tribun Pekanbaru. Dalam berita berjudul “Ibu-Bayi Tewas Berpelukan” mengatakan, sebanyak enam kios yang berderet berdampingan di lokasi kebakaran juga musnah.

Berita yang sama juga jadi headline Pekanbaru Pos hari ini berjudul “Sekeluarga Tewas“. Harian ini menyebutkan ketiga orang ini tewas mengenaskan terpanggang api karena tidak sempat keluar dari ruko. Ketiganya mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya, sehingga kulitnya terlihat menghitam.

Riau Mandiri juga mengangkat berita yang sama sebagai headline berjudul “Sekeluarga Tewas Berpelukan“. Harian ini menyebutkan, kebakaran i9ni terjadi saat azan subuh berkumandang, tiba-tiba saja terlihat apai membumbung tinggi dari deretan kios semi permanen berlantai dua itu.

Kekejaman yang dilakukan Br Hutagalung kepada ponakannya, warga Dusun Simpang Palang, Desa Tangun, Kecamatan Bangun Purba, Rokan Hulu, menjadi headline Pekanbaru MX. Harian ini menyebutkan, jika keponakannya bersalah, dia tega mengikatnya di pohon, lalu dipukul dan disiram dengan air panas. Berita berjudul “Paman Siksa Keponakan“.

Wapres Jusuf Kalla meminta Polri dan KPK menghentikan rivalitas menjadi headline Riau Pos hari ini. Dalam berita berjudul “Wapres Deadline Kapolri” menyebutkan, solusi yang paling cepat menyelesaikan masalah yang berlarut-larut itu adalah dengan mempercepat proses penyidikan terhadap dua pimpinan KPK yakni Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah.

Desakan Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane agar Presiden SBY segera memecat Kapolri Jenderal Bambang Hendarsi Danuri menjadi headline Metro Riau berjudul “SBY Didesak Pecat Kapolri“. Kapolri dinilai tidak profesional dalam menyisik perkara dugaan suap terhadap pimpinan KPK.(ad)

Posting Terkait