SMAN 1 Kandis Unggul Sementara dalam KC3

626 views

Pemenang KC3
PEKANBARU (RiauInfo) – Kompetisi Cerdas Cermat Chevron (KC3) 2015 kemarin (Minggu,26/04) memasuki babak final. SMAN 1 Kandis unggul sebagai juara pertama dan mengalahkan pesaingnya SMAN 2 Mandau dengan nilai yang cukup ketat.

SMAN 1 Kandis berhasil meraih 600 poin sementara SMAN 2 Mandau menempel di urutan kedua dengan nilai 500 poin. Sebelumnya, kedua sekolah sempat seri hingga panitia memberikan pertanyaan tambahan. Dalam kesempatan ini, tim SMAN 2 Mandau tidak dapat menjawab pertanyaan sehingga nilainya dikurangi 100 poin.

Dimulai sejak pukul 08.00 pagi, sebanyak lima sekolah berhasil masuk babak final setelah melewati babak penyisihan. Setelah melalui penyisihan putaran kedua, kegiatan cerdas cermat sampai pada babak final dimana SMAN 1 Kandis menduduki peringkat pertama (600 poin), SMAN 2 Mandau pada peringkat kedua (500 poin), SMAN 1 Tanah Putih Tanjung Melawan pada peringkat ketiga (500 poin), SMA IT Mutiara pada peringkat keempat (300 poin) dan SMAN 1 Mandau pada peringkat kelima (75 poin).

“Alhamdulillah, tahun ini kami bisa meraih posisi pertama setelah tahun lalu kami menjadi juara kedua. Tapi kami belum mau puas dulu karena kami masih harus bertanding di kegiatan lain untuk merebut juara umum,” kata Bobby Yasadha, salah seorang siswa perwakilan SMAN 1 Kandis.

Kompetisi yang dimulai pukul 08.00 ini berjalan hingga pukul 10.30 siang. Acara yang digelar di Gedung Lancang Kuning ini, kemudian dilanjutkan dengan seminar motivasi yang dibawakan oleh penulis novel Negeri Lima Menara, Ahmad Fuadi. Dalam sesi motivasi, Ahmad Fuadi menceritakan berbagai pengalaman pribadinya yang diawali dari impian hingga menjadi kenyataan berkat gigihnya dalam memperjuangkan apa yang di cita-citakan sejak dibangku SMP.

Ahmad Fuadi pesan kepada seluruh peserta KC3 2015 untuk melebihkan usahanya dan memantaskan diri dalam meraih apa yang diinginkan. Ia percaya akan pepatah arab Man Jadda Wajada (Siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan sukses) dan Man Shabara Zafira (Siapa yang bersabar pasti akan beruntung). “Saya berusaha terus memupuk keyakinan saya bahwa saya bisa menggapai impian saya dengan berusaha maksimal, berdoa dan tetap ikhlas dalam perjuangannya.”

Antusiasme peserta semakin bertambah, ketika Ahmad Fuadi membagikan buku-buku karangannya yang telah ditandatangani dalam sesi tanyajawab. Beberapa pertanyaan yang dilontarkan para peserta umumnya seputar, bagaimana meraih program beasiswa, bagaimana cara menulis esai yang baik dan benar dalam program beasiswa, bagaimana tetap semangat meraih cita-cita disaat orang-orang terdekat meragukan keinginan tersebut dapat tercapai dan sebagainya. Sesi motivasi ditutup dengan foto bersama Ahmad Fuadi bersama para peserta KC3.(rls/ad)

Posting Terkait