Tanggapi Sinis Surat Penangkapan, Ramlan Tantang Kejati Menangkapnya

229 views

PEKANBARU (RiauInfo) – Buronan kasus korupsi yang juga mantan Bupati Rokan Hulu, Ramlan Zas menanggapi sinis surat perintah penangkapan atas dirinya yang dikeluarkan Kejati Riau. Bahkan dengan nada meremehkan, dia menantang Kejati Riau untuk menangkapnya yang kini berada di sekitar Jakarta dan Banten.

Berita itu menjadi headline Tribun Pekanbaru berjudul “Ramlan Minta Ditangkap“. Harian ini juga mengutip pernyataan Ramlan Zas yang menyebutkan pihak Kejati Riau bodoh. Sebab sudah jelas dirinya sudah masuk dalam DPO kenapa dikeluarkan surat penangkapan lagi. Ramlan juga mengaku sudah menyiapkan orang untuk menghadapi mereka yang akan menangkapnya.

Keinginan Ketua DPRD Riau drh Chaidir untuk ikut dalam Pilgubri mendatang jadi berita utamaPekanbaru Pos. Harian ini menyebutkan Chaidir tidak mau ikut sebagai calon Wagub, tapi langsung mau jadi Cagub. Karena Partai Golkar sudah pasti akan mencalonkan Rusli Zainal sebagai Cagubri, makanya dia akan pindah ke perahu lain. Berita itu berjudul “Saya Mau Jadi Gubri“.

Kasus kebakaran yang menewaskan dua orang penghuninya di Dumai menjadi berita utamaPekanbaru MX hari ini. Dalam berita berjudul “Rumah Terbakar, Kaka Adik Tewas Jadi Arang“, disebutkan dua kakak beradik yang tewas jadi arang itu yakni Yuni (15) pelajar MTs Dumai dan Dila (12) kelas 5 SD.

Desakan 10 DPC PKB agar menggelar Muswilub segara dilakukan menjadi berita utama Metro Riauhari ini. Desan itu muncul sebagai mosi tidak percaya terhadap kepemimpinan DPW PKB Riau, Rizal Akbar. Namun beberapa pihak menilai desakan tersebut cacat hukum. Berita itu berjudul “Desakan Muswilub Cacat Hukum“.

Sedangkan Media Riau berita utamanya hari ini tentang adanya enam warga Riau yang dinyatakan suspect flu burung. Dua diantaranya berasal dari Siak, sedangkan enam lainnya dari Rokan Hilir. Berita itu berjudul “Enam Warga Riau Suspect Flu Burung“.

Riau Mandiri berita utamanya hari ini tentang penggeledahan yang dilakukan KPK terhadap rumah Sekda Bintan Azirwan terkait kasus sup yang menimpanya. Selain itu petugas KPK juga melakukan penggeledahan terhadap kantor Azirwan. Berita itu berjudul “Rumah Sekda Bintan Digeledah KPK“.

Usulan dari Majelis Muhajidin Indonesia (MMI) agar para koruptor yang dipotong tangannya menjadi berita utama Riau Pos hari ini berjudul “Potong Tangan Koruptor“. Harian ini menyebutkan Fauzan Al Anshory dari MMI mengatakan pihaknya sudah berkirim surat pada SBY tentang hal ini, namun belum ditanggapi.(Ad)

Posting Terkait