YARSI JAKARTA AKAN KUNJUNGI KAMPAR Pemkab Dan PMI Bahas Persiapan

237 views
BANGKINANG (RiauInfo) – Jika tidak ada kendala, pada tanggal 04 Februari 2011 mendatang, Mahasiswa dan Dosen dari Yayasan Rumah Sakit Islam (Yarsi) Jakarta akan mengunjungi Kabupaten Kampar. Direncanakan mereka akan mengadakan Bhakti Sosial seperti sunatan masal, penyuluhan kesehatan, donor darah serta pengobatan dan pemeriksaan kesehatan di Desa Tambang Kecamatan Tambang.

Acara ini merupakan hasil kerjasama Pemkab Kampar dengan pihak Yarsi. Untuk itu, Pemkab Kampar menunjuk PMI Cabang untuk menjadi pendamping pada acara tersebut.”Insya Allah, Yarsi Jakarta dengan sejumlah mahasiswa yang disertai dosen akan berkunjung ke daerah kita dalam rangka silaturrahmi sekaligus mengadakan bhakti social. Tentunya segala persiapan akan kita matangkan dan daerah yang pilih untuk bhaksos tersebut adalah Desa Tambang Kecamatan Tambang,” sebut Zulher yang juga Ketua PMI Cabang Kampar tersebut, saat mengadakan rapat di lantai 3 Kantor Bupati Kampar, Jum’at (28/01/2011). Rapat ini yang dihadiri oleh Asisten III H Annizur, Kabag Umum H Andhiar, Kabag Perlengkapan H Sahrial Abdi, Camat Tambang H Asmansyah dan sejumlah pengurus PMI Cabang.

Disebutkan Zulher, acara ini merupakan ajang silaturrahmi sekaligus rangkaian kegiatan menyambut hari jadi Kabupaten Kampar ke 61 yang jatuh pada 6 Pebruari. Untuk acara inti terutama untuk kegiatan Bhaksos tersebut baru akan digelar tanggal 5 Februari 2011 mendatang. Sebelumnya pada tanggal 4 Februari 2011, tersebut rombongan yang berjumlah 75 mahasiswa dan dosen 8 orang tersebut akan diinapkan di stanum Bangkinang yang juga akan diisi dengan rangkaian acara seperti ajang sosialisai dengan menghadirkan seluruh pengurus PMI Kabupaten, Ketua dan Sekretaris Kecamatan, Kepala Puskesmas, Sekretariat, Dinas
Kesehatan, RSUD, KSR, dan PMR kontingen jumbara.

“Acara ini juga akan mengikutsertakan sejumlah dokter specialis yang sebelumnya tidak pernah dilibatkan. Dokter speciallis yang akan disertakan adalah dokter specialis penyakit dalam, dokter kandungan, dokter mata dan specaialis Hidung telinga dan tenggorokan (THT). Dengan melibatkan dokter specialis kita harapkan masyarakat benar-benar dapat terlayani oleh dokter yang sesuai dengan penyakit yang mereka alami. Dokter spesialis nantinya berasal dari RSUD dilengkapi dengan kebutuhan obat,” ujar Zulher.

Pada kesempatan rapat tersebut, juga dibentuk Koordinator untuk seluruh kegiatan. Koordinator Umum Bhaksos, Dr Lukas Hermawan, Sunatan Massal tanggung jawab Dr Dewu Hayati Prabu, Pengobatan massal dr Andi Zainal dan Donor darah dibawah koordinator dr Yosi Eka Putri, serta Penyuluhan kesehatan penangggung jawabnya Dr Hj Fauziah.(arief)

 

Posting Terkait